9 Alat Ukur di Posyandu, Kemenkes: Berstandar Nasional Indonesia (SNI)

Jumat 16 Juni 2023, 07:00 WIB
Ilustrasi. Panjang Badan Bayi | 9 Alat Ukur di Posyandu, Kemenkes: Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) (Sumber : Freepik/@freepik)

Ilustrasi. Panjang Badan Bayi | 9 Alat Ukur di Posyandu, Kemenkes: Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) (Sumber : Freepik/@freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/51/2022 menjelaskan tentang Standar Alat Antropometri dan Alat Deteksi Dini Perkembangan Anak.

Dari berbagai alat ukur di Posyandu, yang paling populer adalah timbangan digital, timbangan dacin dan microtoise. Namun, menurut aturan Kemenkes tak hanya alat ukur berat badan yang ada di Posyandu, melainkan ada juga alat ukur panjang badan, alat ukur tinggi badan hingga alat deteksi dini perkembangan (SDIDTK kit).

Baca Juga: Kepala Bocor, Balita Tertimpa Timbangan Dacin di Posyandu Sukabumi

Setiap alat ukur di Posyandu tersebut memiliki standar kriterianya masing-masing. Berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari Kepmenkes RI:

Standar Alat Ukur di Posyandu Sesuai Aturan Kemenkes RI

1. Standar Alat ukur panjang badan (infantometer/lenghthboard)

  • Mengukur panjang badan anak umur 0 – 24 bulan atau yang belum dapat berdiri.
  • Kuat dan tahan lama.
  • Mempunyai ketelitian minimal 0,1 cm.
  • Ukuran maksimal 150 cm.
  • Harus dipastikan bahwa alat geser di bagian kaki dapat digerakkan dengan mudah.
  • Kemudahan mobilisasi jika digunakan untuk kunjungan rumah.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

2. Standar Alat ukur tinggi badan (microtoise)

  • Mengukur tinggi badan anak mulai usia lebih dari 24 bulan atau yang sudah bisa berdiri.
  • Mempunyai ketelitian 0,1 cm.
  • Ukuran maksimal 200 cm.
  • Pita ukur mudah ditarik dan kembali ke posisi semula.
  • Terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI)

3. Standar Alat ukur panjang dan tinggi badan

  • Mengukur tinggi badan anak mulai usia 0 bulan
  • Mempunyai ketelitian 0,1 cm.
  • Ukuran maksimal 200 cm.
  • Terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh.
  • Tiang ukur dapat menompang 5 titik pengukuran tinggi badan (bagian belakang kepala, punggung, bokong, betis, dan tumit).

4. Standar Pita LiLA (untuk anak usia 6-59 bulan)

  • Terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama.
  • Mempunyai ketelitian minimal 0,1 cm.
  • Panjang minimal 35 cm.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
  • Pada ukuran kurang dari 11,5 cm, diberi warna merah, ukuran 11,5 cm s.d. <12,5 cm diberi warna kuning, dan ≥12,5 cm diberi warna hijau.

5. Standar Alat ukur lingkar lengan atas dan lingkar kepala

  • Terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama.
  • Mempunyai ketelitian minimal 0,1 cm.
  • Panjang minimal 55 cm.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

6. Alat deteksi dini perkembangan (SDIDTK kit)

Alat deteksi dini perkembangan terdiri dari berbagai alat meliputi:

  • Kubus
  • Lonceng warna dari bahan besi yang dapat berbunyi
  • Rattles atau kerincingan
  • Benang wol merah
  • Cangkir
  • Boneka
  • Bola tenis
  • Bola sepak
  • Botol ulir
  • Benda kecil yang bisa dimasukkan dalam botol
  • Pensil warna
  • Kertas gambar
  • Saputangan
  • Kartu bergambar
  • Kartu warna
  • Kartu E
  • Senter
  • Tas

7. Standar Alat ukur berat badan bayi (baby scale)

  • Kuat dan tahan lama.
  • Mempunyai ketelitian 10 g atau 0,01 kg.
  • Kapasitas maksimal 20 kg.
  • Jika timbangan menggunakan baterai, jenis dan ukuran baterai harus tersedia di daerah setempat.
  • Mudah dimobilisasikan untuk kunjungan rumah.
  • Bukan merupakan timbangan pegas atau baby scale manual.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

8. Standar Alat ukur berat badan injak digital

  • Kuat dan tahan lama.
  • Mempunyai ketelitian 100 g atau 0,1 kg.
  • Kapasitas 150 kg.
  • Timbangan injak digital dapat berupa timbangan injak digital konvensional atau tared,
  • yaitu dapat diatur ulang ke nol (tared) pada saat ibu/pengasuh masih di atas timbangan.
  • Sumber energi timbangan digital dapat berasal dari baterai atau cahaya.
  • Timbangan yang menggunakan cahaya, harus diletakkan pada tempat dengan
  • pencahayaan yang cukup pada saat digunakan.
  • Mudah dimobilisasikan untuk kunjungan rumah.
  • Bukan merupakan timbangan pegas (bathroom scale).
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

9. Timbangan Dacin

Penting digaris bawahi, penggunaan dacin sesuai aturan Kemenkes, yakni jika tidak tersedia alat ukur berupa alat ukur berat badan digital. Artinya, prioritas penggunaan alat ukur berat badan adalah berbentuk digital sesuai target pemerintah.

Kemenkes turut menerangkan bahwa penggunaan Dacin akan dihentikan penggunannya secara bertahap dan akan ditarik dalam jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/51/2022 ditetapkan.

Menurut Kemenkes, timbangan dacin terdiri dari, sarung timbang, celana timbang, kotak timbang (dapat dimodifikasi). Berikut kriterianya:

Standar Alat :

  • Kuat dan tahan lama.
  • Ketelitian 100 gram atau 0,1 kg.
  • Kapasitas 25 kg.
  • Bahan terbuat dari besi padat yang dilapisi kuningan.
  • Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI)

Standar Kriteria Sarung Timbang Dacin :

  • Ukuran sarung 90x90 cm.
  • Terbuat dari kain blacu (grey cotton) tebal, berkualitas baik, dan kuat.
  • Dijahit dan dipasang mata ayam untuk lobang pengait ke timbangan.

Sumber: Kemenkes RI

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat17 April 2024, 21:00 WIB

Cara Mudah Membuat Rebusan Mengkudu untuk Menurunkan Gula Darah, Simak 4 Langkahnya

Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Sukabumi17 April 2024, 20:43 WIB

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Sukabumi, Ini Kata Pemilik

Pemilik angkat bicara terkait insiden bocah 12 tahun tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi.
Wahana wisata kolam renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi17 April 2024, 20:37 WIB

Nasib Pilu Ato Warga Ciracap Sukabumi: Ditinggal Istri, Urus 2 Anak Tempati Rumah Reyot

Kisah Ato (51 tahun) bersama dua anaknya, Saidah (12 tahun), dan Anwar (10 tahun) warga Desa Cikangkung, Kabupaten Sukabumi. Kini ia tinggal dirumah reyot, ia pun ditinggal sang istri.
Kndisi rumah yang ditempati Ato dan dua anaknya di Cikangkung Ciracap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Life17 April 2024, 20:00 WIB

8 Tips Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres

Yuk Coba Sederet Tips Berikut Agar Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres.
Ilustrasi - Tips Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres (Sumber : Freepik)
Sukabumi17 April 2024, 19:41 WIB

Imbas Hujan Deras Disertai Angin, BPBD Catat Ada 7 Titik Bencana di Kota Sukabumi

BPBD Kota Sukabumi mencatat ada tujuh titik bencana akibat hujan deras disertai angin kencang dengan mayoritas kejadian pohon tumbang.
BPBD saat evakuasi pohon tumbang di Kota Sukabumi, Rabu (17/4/2024). (Sumber : Istimewa)
Sehat17 April 2024, 19:30 WIB

Mudah Dibuat Dirumah, Infused Water Daun Sirsak untuk Mengatur Kadar Gula Darah Tinggi

Infused water daun sirsak dapat memberikan manfaat tambahan dalam pengelolaan gula darah tinggi.
Ilustrasi - Infused water daun sirsak dapat memberikan manfaat tambahan dalam pengelolaan gula darah tinggi. (Sumber : YouTube/@My Food Forest).
Sukabumi Memilih17 April 2024, 19:13 WIB

Demokrat Sambut Baik Ayep Zaki Ramaikan Pilkada Kota Sukabumi

DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, Luviana Adam mengaku sangat respect dengan sosok Ayep Zaki yang merupakan tokoh Sukabumi yang konsen dalam bidang pangan.
Ketua Pembina Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki, mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon (bacalon) Wali Kota dari Partai Demokrat, pada Selasa (16/4/2024) | Foto : Sukabumi Update
Life17 April 2024, 19:00 WIB

8 Tanda Anak Stres yang Tidak Boleh Disepelekan Orang Tua

Ayah Bunda Wajib Tahu! Ini Sederet Tanda Anak Stres yang Tidak Boleh Disepelekan Orang Tua
Ilustrasi. Tanda Anak Stres yang Tidak Boleh Disepelekan Orang Tua. Foto : Pixabay/Mimzy
Sukabumi17 April 2024, 18:33 WIB

Sempat Tutup Jalan, Pohon Setinggi 16 Meter Tumbang di Jalur Lingsel Sukabumi

Kejadian pohon tumbang di Jalur Lingsel Sukabumi ini terjadi saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut.
Proses evakuasi pohon tumbang di Jalur Lingsel Sukabumi, Rabu (17/4/2024) sore. (Sumber : Istimewa)
Bola17 April 2024, 18:30 WIB

Link Live Streaming Persija Jakarta vs Persis Solo di Liga 1 Pekan ke-31

Persija Jakarta vs Persis Solo akan tersaji malam ini mulai pukul 19.00 WIB.
Persija Jakarta vs Persis Solo akan tersaji malam ini mulai pukul 19.00 WIB. (Sumber : pexels.com/@Tom Fisk).