Kritik untuk Nadiem Makarim dan Sistem Pendidikan Nasional

Sabtu 07 Oktober 2023, 16:34 WIB
Farid Gaban, Wartawan Senior | Foto : Ist

Farid Gaban, Wartawan Senior | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Nadiem Makarim mengklaim bisa "mengetahui masa depan lebih baik", tahu tentang apa yang kita butuhkan di tengah badai perubahan, dalam dunia bisnis, lapangan kerja maupun pendidikan.

Tapi, saya sudah membaca "ramalan masa depan" jauh lebih mendasar, dengan basis riset mendalam, dari Alvin Toffler lewat bukunya: "Future Shock" (1970), "The Third Wave" (1980) dan "Powershift" (1990).

Toffler, yang meninggal pada 2006, tidak sempat menyaksikan bagaimana Revolusi Industri 4.0 kini dipromosikan orang secara latah seperti layaknya menjajakan daun gelombang cinta.

Baca Juga: Susuri Sungai Cimandiri, Pemkab Investigasi Sumber Sampah Pantai Loji Sukabumi

Membahas revolusi infromasi baik segi positif maupun negatifnya, banyak ramalan Toffler cukup relevan untuk kondisi sekarang dan bersifat menyeluruh. Prediksi Toffler mencakup beragam aspek dari budaya, politik, militer, demokrasi, bisnis hingga pendidikan.

Tentang pendidikan, Toffler mengutip seorang psikolog bernama Herbert Gerjuoy: "Kebodohan (illiterate) di masa depan bukanlah orang yang tidak bisa membaca; tapi orang yang gagal mendidik diri-sendiri, yang tidak mampu belajar bagaimana cara belajar."

Tujuan pendidikan hakiki bukanlah mencetak orang pintar atau siap kerja, tapi membekali serta merangsang kemandirian, agar seseorang mampu dan punya gairah untuk belajar terus-menerus.

Baca Juga: Cerita Lengkap Heboh Perempuan di Ujunggenteng Sukabumi Melahirkan Tanpa Hamil

Steve Jobs, pendiri Apple (Macintosh), mewarisi watak mandiri itu, dan dahaga terus-menerus untuk belajar. Salah satu kutipan paling terkenal darinya: "Stay hungry. Stay foolish". (Senantiasa lapar; senantiasa merasa bodoh).

Tak hanya pengusaha sukses, Jobs seorang visioner. Membangun usaha dari sebuah garasi bersama Steve Wozniak, Jobs mendorong demokratisasi informasi dan ilmu-pengetahuan lewat komputer meja dan jinjing Macintosh yang diproduksinya. Di masa sebelumnya, komputer hanya bisa dimiliki oleh perusahaan besar dan kaya, sebagian karena sangat mahal dan ukurannya sebesar kamar tidur (IBM mainframe).

Steve Jobs adalah salah satu orang yang saya kagumi, meski kekaguman itu belakangan agak berkurang karena komputer Macintosh ternyata tetap cenderung elitis. Lebih dari itu, sama seperti Windows milik Bill Gates (Microsoft), sistem operasinya Apple bersifat proprietary, alias tertutup kepemilikannya.

Baca Juga: Respon Usulan Warga, PU Sukabumi Perbaiki Jalan Cinagen Jampangkulon

Saya lebih kagum pada Linus Torvalds, tokoh di balik Linux, sistem operasi opensource yang bersifat terbuka, cuma-cuma dan jauh lebih demokratis. Torvalds juga visioner-humanis, bukan sekadar pembuat piranti lunak (programmer).

Torvalds memberi pengantar buku "The Hacker Ethic" (2001) yang ditulis Pekka Himanen, rekan senegaranya, Finlandia, salah satu negeri dengan konsep pendidikan paling baik di dunia. Himanen dikenal sebagai "filosof teknologi informasi".

Torvalds dan Himanen menekankan bahwa opensource seperti Linux bukanlah sekadar teknologi melainkan mencerminkan cara hidup dan pergaulan antar-manusia yang lebih sehat dan manusiawi. Watak opensource adalah kolaborasi egaliter yang dilandasi solidaritas kemanusiaan.

Baca Juga: Nobel Perdamaian 2023 Untuk Aktivis Perempuan Iran, Narges Mohammadi

Linux adalah satu produk yang dikembangkan oleh pengoprek (hackers) dari seluruh dunia, dengan latar belakang agama dan bangsa berbeda, tidak mengenal satu sama lain, dengan motif pertama-tama untuk kesenangan ketimbang mencari uang.

"Menulis program komputer (coding) adalah seperti menulis puisi," kata Torvalds.

Bagi Himanen, istilah pengoprek (hacker) tak hanya berlaku di dunia komputer. Siapa saja yang melakukan kegiatan kolaboratif untuk pertama-tama memenuhi hasrat kebahagiaan, saling belajar satu sama lain, serta dilandasi kesediaan berbagi dan solidaritas kemanusiaan, pada dasarnya adalah pengoprek.

Pengoprek, menurut Himanen, berlaku untuk profesi atau disiplin apapun: seniman, budayawan, ahli sosiologi, antropologi, geologi, biologi ataupun ekonomi.

Baca Juga: 9 Ciri Anak yang Mengalami Mental Block, Terlihat dari Perilakunya

Himanen menyebut komunitas opensource sebagai masyarakat paska-kapitalis (post-capitalist society), yang membebaskan manusia dari budak materi, kerja melulu dan uang. Dan itulah, kata dia, manifestasi pergaulan antar-manusia yang lebih selaras dengan semangat abad informasi. Semangat Generasi Z, yang bahkan lebih muda dari generasi Nadiem Makarim.

Judul lengkap buku Himanen sesuai dengan pesan itu: "The Hacker Ethic and the Spirit of the Information Age".

Jika kapitalisme mendorong persaingan yang menimbulkan ketegangan dalam diri maupun antar-manusia, semangat paska-kapitalis menyemai solidaritas, kerjasama dan kegembiraan.

Penulis : Farid Gaban, Wartawan Senior

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih27 Februari 2024, 01:34 WIB

Golkar Potensi Kuasai DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Suara Tertinggi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melaporkan update pemilihan DPRD Kabupaten Sukabumi melalui situs pemilu2024.kpu.go.id.
Golkar Kabupaten Sukabumi | Foto Ist
Game26 Februari 2024, 23:49 WIB

Cake Resume Quiz Lagi Viral, Ini Cara Bermain dan Ikuti Tesnya

Cake Resume Quiz sedang viral di media sosial. Tes ini akan mengungkapkan kepribadian dan pekerjaan apa yang cocok untuk anda. Berikut linknya.
Tampilan Utama dari Cake Resume Quiz yang Viral. Sumber Foto: Website/ooopenlab.cc
Nasional26 Februari 2024, 23:40 WIB

Sandiaga Uno Isyaratkan PPP Tak Menutup Opsi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengaku akan sangat terhormat jika diajak membangun bangsa di Kabinet Pemerintahan yang baru.
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno saat kampanye di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/12/2023) sore. (Sumber : SU/Ibnu)
Entertainment26 Februari 2024, 23:03 WIB

Profil dan Fakta Andryan Gama Suami dari Youtuber Nessie Judge

Youtuber Nessie Judge mengumumkan pernikahannya dengan Andryan Gama pada Minggu (25/2/2024). Hal tersebut membuat Nerrorist terkejut.
Andryan Gama dan Nessie Judge ketika Pernikahan berlangsung pada Minggu (25/2/2024) di Alila SCBD Jakarta. Sumber Foto: Instagram/@thebridestory
Sukabumi26 Februari 2024, 22:54 WIB

PLN Indonesia Power Resmikan Pondok Konservasi Penyu Hijau di Ciracap Sukabumi

Peresmian ini dalam rangka Program Keanekaragaman Hayati Konservasi Penyu Hijau dan Rehabilitasi Lingkungannya (Kopi Hideung).
Suasana saat peserta Resmikan Pondok Konservasi Pangumbahan Turtle Park di Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Produk26 Februari 2024, 22:19 WIB

Harga Beras Mahal, Diskumindag Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Beralih ke SPHP

Di tengah mahalnya harga beras premium, Diskumindag pastikan stok beras di Kota Sukabumi aman untuk satu bulan kedepan.
Gelaran operasi pasar murah Beras SPHP di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (26/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi26 Februari 2024, 21:43 WIB

Cerita Emak-emak Sukabumi Antri Demi Beras Murah, Pulang Dengan Tangan Kosong

Tingginya antusiasme warga membuat stok beras SPHP sebanyak 30 ton yang diperuntukan untuk warga Desa Karang Tengah Cibadak tidak mencukupi. Sejumlah emak-emak hanya bisa pasrah dan pulang dengan tangan kosong
Warga mengantri beras murah di Desa Karang Tengah Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Bola26 Februari 2024, 21:00 WIB

Kembali ke Si Jalak Harupat, Mark Klok Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan

Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana
Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana | Foto: Instagram/@marcklok
Sukabumi26 Februari 2024, 20:58 WIB

12 Pelajar Sukabumi Diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi Gegara Hendak Tawuran

Belasan siswa SMK di Sukabumi diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi untuk dibina gegara diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran antarpelajar.
Para siswa SMK sedang diamankan di Polsek Sukaraja Mapolres Sukabumi Kota pada Senin (26/2/2024) karena diduga hendak terlibat tawuran. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi26 Februari 2024, 20:08 WIB

Idap Penyakit Langka, Bayi Asal Pabuaran Sukabumi Dibawa Ke RS Bunut

Bayi penderita penyakit langka, Muhamad Ismail Ishak (3 bulan) anak kedua dari pasangan suami istri Ejen (52 tahun) dengan Yuyun (46 tahun) asal Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi segera ditangani.
Kemensos RI Phala Martha bersama Forkopimcam di Puskesmas Pabuaran mendampingi Balita yang idap penyakit langka | Foto : Ragil Gilang