Ingin Turun Berat Badan? Ini 5 Cara Diet dari Santai hingga Ketat

Sukabumiupdate.com
Selasa 03 Feb 2026, 11:00 WIB
Ingin Turun Berat Badan? Ini 5 Cara Diet dari Santai hingga Ketat

Ilustrasi. Ingin Turun Berat Badan? Ini 5 Cara Diet dari Santai hingga Ketat (Sumber : freepik.com/pikselmentah.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Menurunkan berat badan tidak selalu harus dimulai dengan diet ekstrem. Setiap orang memiliki kondisi tubuh, aktivitas, dan kesiapan mental yang berbeda. Karena itu, cara diet pun sebaiknya disesuaikan, mulai dari yang paling santai hingga diet yang lebih ketat dan disiplin.

Berikut lima cara diet yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan tubuh.

1. Diet Santai: Mengatur Porsi Makan

Cara diet paling mudah adalah dengan mengurangi porsi makan tanpa mengubah menu secara drastis. Fokusnya adalah makan lebih sadar, tidak berlebihan, dan berhenti sebelum terlalu kenyang.

Diet ini cocok bagi pemula karena tidak menimbulkan stres dan tetap bisa menikmati makanan favorit. Meski hasilnya bertahap, cara ini relatif aman dan mudah dijalani dalam jangka panjang.

2. Diet Gula dan Gorengan

Langkah berikutnya adalah mengurangi asupan gula, minuman manis, dan gorengan. Tanpa disadari, jenis makanan ini menyumbang kalori tinggi tetapi minim nutrisi.

Dengan membatasi makanan manis dan berminyak, berat badan bisa mulai turun dan tubuh terasa lebih ringan. Cara diet ini juga membantu mengurangi risiko lemas dan cepat lapar.

Baca Juga: 7 Buah dan Sayuran Kaya Nutrisi, Bisa Atasi Badan Pegal dan Mudah Lelah

3. Diet Rendah Karbohidrat (Low Carb)

Diet rendah karbohidrat dilakukan dengan mengurangi nasi, roti, dan makanan berbasis tepung, lalu menggantinya dengan protein dan sayur.

Metode ini membantu menurunkan berat badan lebih cepat karena tubuh mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi. Namun, diet ini perlu dilakukan secara bertahap agar tubuh tidak kaget dan mudah lelah.

4. Diet Intermittent Fasting

Intermittent fasting adalah pola makan dengan mengatur jam makan dan puasa, misalnya pola 16:8 (16 jam puasa, 8 jam makan).

Diet ini cukup efektif untuk menurunkan berat badan karena membantu mengontrol asupan kalori dan meningkatkan pembakaran lemak. Meski begitu, cara ini membutuhkan adaptasi dan tidak cocok untuk semua orang.

5. Diet Ketat: Kalori Terukur dan Disiplin Tinggi

Diet ketat dilakukan dengan menghitung kalori secara detail, mengatur komposisi makro nutrisi, dan jadwal makan yang sangat terkontrol.

Cara ini biasanya digunakan untuk target tertentu, seperti persiapan acara penting atau kebutuhan medis. Diet ketat sebaiknya dilakukan dengan pengawasan ahli agar tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Menurunkan berat badan tidak harus langsung dengan diet ekstrem. Memulai dari cara diet yang santai lalu meningkat secara bertahap dapat membantu tubuh beradaptasi dengan lebih baik. Kunci utama diet yang berhasil adalah konsistensi, keseimbangan nutrisi, dan gaya hidup sehat.

Baca Juga: Bolehkah Puasa Qadha Setelah Nisfu Syaban? Ini Penjelasan Menurut Ulama

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait
Berita Terkini