7 Obat Tradisional Dipercaya Turunkan Kolesterol dan Baik Untuk Jantung

Selasa 14 Mei 2024, 15:15 WIB
bawang putih adalah salah satu obat tradisional yang dipercaya dapat turunkan kadar kolesterol tinggi dan baik untuk jantung. (Sumber : freepik.com/@jcomp)

bawang putih adalah salah satu obat tradisional yang dipercaya dapat turunkan kadar kolesterol tinggi dan baik untuk jantung. (Sumber : freepik.com/@jcomp)

SUKABUMIUPDATE.com - Selain dengan obat-obatan dari dokter, kolesterol tinggi juga dapat diturunkan dengan beberapa bahan tradisional yang sejak lama sudah digunakan di berbagai negara.

Bahkan, ada beberapa obat tradisional untuk kolesterol tinggi yang bisa dibuat sendiri, serta masih digunakan bagi pengobatan penyakit jantung sampai sekarang.

Sebab, kolesterol tinggi dapat mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan kesehatan pada jantung. Jadi, banyak obat tradisional yang digunakan sejak dulu untuk mengatasi kolesterol tinggi dan memperbaiki kesehatan jantung.

Baca Juga: Rahasia Sukses Bebas dari Serangan Asam Urat, 5 Langkah Ini Cegah Kembali Kambuh

Mengutip dari sebuah artikel pada laman healthline.com yang diunggah pada 8 Maret 2023, ada 7 obat tradisional yang dipercaya bisa turunkan kolesterol dan baik untuk kesehatan jantung.

Berikut ini 7 obat tradisional untuk turunkan kolesterol, yang sudah diteliti oleh Pusat Kesehatan Komplementer dan Integratif Nasional (NCCIH) di Amerika Serikat.

1. Astragalus

Astragalus adalah ramuan yang digunakan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tumbuhan satu ini memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Ini dianggap sebagai “adaptogen.” artinya dipercaya dapat melindungi tubuh dari berbagai stres.

Penelitian terbatas menunjukkan bahwa Astragalus mungkin memiliki beberapa manfaat bagi jantung. Namun menurut Pusat Kesehatan Komplementer dan Integratif Nasional (NCCIH), diperlukan lebih banyak penelitian untuk mempelajari bagaimana pengobatan tradisional menggunakan tumbuhan ini dapat mempengaruhi kadar kolesterol dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Baca Juga: 8 Ikan Laut Rendah Purin yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

2. Hawthorn (Semak)

Hawthorn adalah semak yang berhubungan dengan mawar. Buah beri, daun, dan bunganya telah digunakan untuk mengatasi masalah jantung sejak Kekaisaran Romawi.

Beberapa penelitian menemukan bahwa tanaman ini merupakan pengobatan yang efektif untuk bentuk gagal jantung lebih ringan. Namun, hasil penelitian menunjukkan tidak ada cukup bukti ilmiah mengetahui apakah Hawthorn efektif untuk masalah jantung lainnya.

Selain itu, Hawthorn juga dapat menimbulkan interaksi negatif dengan banyak obat resep dan herbal lainnya. Sehingga perlu diuji dan diteliti lebih lanjut akan efektivitasnya dalam mengatasi masalah jantung.

3. Biji Rami

Biji rami berasal dari tanaman rami mengandung asam alfa-linolenat (ALA) tingkat tinggi, dan juga asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurut laporan NCCIH, penelitian mengenai manfaat biji rami untuk kesehatan jantung telah menghasilkan hasil yang beragam. Beberapa hasilnya menunjukkan bahwa olahan biji rami dapat membantu menurunkan kolesterol, terutama pada orang dengan kadar kolesterolnya tinggi dan wanita pascamenopause.

Baca Juga: 8 Obat Alami untuk Menyembuhkan Serangan Asam Urat, Bisa Dicoba Dirumah!

4. Suplemen Minyak Ikan dengan Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 yang bisa ditemukan pada ikan, seperti salmon, tuna, trout danau, herring, sarden, ikan berlemak lainnya, dan juga minyak ikan merupakan sumber yang sangat kaya kandungan satu itu.

Para ahli telah lama percaya bahwa asam lemak omega-3 pada ikan membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Nutrisi lain dalam ikan atau kombinasi nutrisi tersebut dan asam lemak omega-3 dapat membantu melindungi jantung.

Mengonsumsi satu atau dua porsi ikan berlemak dalam seminggu dapat menurunkan peluang terkena serangan jantung.

5. Beras Ragi Merah

Beras ragi merah adalah obat dan bahan masakan tradisional Tiongkok, yang dibudidayakan dari beras merah dan ragi. Beberapa dari bahan satu ini mengandung monacolin K dalam jumlah besar.

Zat ini secara kimia identik dengan bahan aktif obat penurun kolesterol lovastatin. Produk beras ragi merah yang mengandung zat ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah pada tubuh.

Produk beras ragi merah lainnya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung monacolin K. Beberapa juga terdapat kontaminan yang disebut citrinin. Kandungan ini dapat menyebabkan gagal ginjal.

Dalam banyak kasus, tidak ada yang dapat mengetahui produk mana yang mengandung monacolin K atau citrinin. Oleh karena itu, sulit untuk membedakan produk mana yang efektif atau aman.

Baca Juga: 5 Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

6. Suplemen Sterol dan Stanol Tumbuhan

Sterol dan stanol tumbuhan adalah zat yang banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan tanaman lainnya. Beberapa makanan olahan juga diperkaya dengan kandungan satu ini, seperti margarin yang diperkaya, jus jeruk, atau produk yogurt .

Sterol dan stanol tumbuhan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Mereka juga membantu mencegah usus kecil menyerap kolesterol. Hal ini bisa menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat) dalam darah.

7. Bawang Putih

Bawang putih adalah jenis umbi yang dapat dimakan dan telah digunakan sebagai bahan masakan serta obat selama ribuan tahun. Bisa dimakan mentah atau dimasak, bahkan juga tersedia dalam bentuk suplemen, kapsul atau tablet.

Dari beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa bawang putih bisa membantu merendahkan tekanan darah ketika tinggi, menurunkan kadar kolesterol di dalam darah, dan memperlambat perkembangan aterosklerosis.

Namun seperti banyak terapi alternatif, penelitian telah membuahkan hasill yang beragam. Misalnya, beberapa penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi bawang putih selama 1 hingga 3 bulan membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

Tetapi penelitian yang lainnya mengenai keamanan dan efektivitas tiga olahan bawang putih tidak menemukan efek jangka panjang terhadap kolesterol darah.

Baca Juga: Bebas Diabetes dengan 11 Karbohidrat Sehat: Makan Enak, Gula Darah Stabil

Itulah 7 obat tradisional yang dipercaya bisa mengobati kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Bahkan sudah ada serta digunakan sejak zaman dahulu.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)