SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelayanan Perpustakaan (UPP) Cicurug menggelar kegiatan promosi perpustakaan yang menyasar kalangan ibu-ibu. Kegiatan ini berlangsung di UPP Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 6 Februari 2026.
Petugas Administrasi UPP Cicurug, Ria Risnawati, menuturkan bahwa upaya promosi perpustakaan kepada warga sekitar mendapat respons yang cukup baik. Menurutnya, antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu, terlihat ketika mereka memiliki waktu luang untuk datang dan mengikuti kegiatan di perpustakaan.
“Alhamdulillah, antusiasnya bagus. Mereka merespons bahwa di sini ada perpustakaan. Sebenarnya dekat, tapi karena kesibukan masing-masing di rumah, jadi belum sempat datang,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Tegaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Sesuai Harga Transaksi
Ria menjelaskan, selain anak-anak sekolah yang biasa memanfaatkan perpustakaan untuk belajar, ibu-ibu juga menjadi sasaran kegiatan karena perpustakaan menyediakan beragam koleksi dan aktivitas yang relevan dengan kebutuhan mereka. Mulai dari buku memasak, kerajinan, hingga kegiatan praktik seperti membuat bunga, bros, dan kerajinan dari bahan daur ulang plastik.
“Ke depan, kita ingin lebih banyak kegiatan praktik. Misalnya membuat buket sendiri untuk acara tertentu, jadi tidak harus membeli,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, ibu-ibu yang datang juga membawa anak-anak mereka. Anak-anak diberikan aktivitas seperti storytelling, membaca buku, hingga bermain permainan edukatif di area perpustakaan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Cuci Sepatu di Sukabumi Lengkap dengan Alamat dan IG-nya
Selain itu, Ria menyebut peran ibu-ibu cukup penting dalam memperkenalkan perpustakaan kepada lingkungan sekitar. Informasi tentang kegiatan perpustakaan kerap disampaikan dari mulut ke mulut, sehingga semakin banyak warga yang tertarik untuk berkunjung.
“Biasanya ibu-ibu bilang nanti akan mengajak temannya lagi ke sini. Kalau mereka sudah siap ingin ada pelatihan atau berbagi ilmu, kita siap memfasilitasi,” ujarnya.
Ia menuturkan, tantangan dalam melibatkan ibu-ibu tidak terlalu besar karena mereka sudah terbiasa dengan rutinitas sehari-hari. Pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 18 orang ibu hadir bersama 18 anak, termasuk balita.
Baca Juga: Tetap Dilayani untuk 3 Bulan ke Depan, 11 Juta BPJS KIS Nonaktif Termasuk 164 Ribu di Sukabumi
Ria juga menyebutkan bahwa kegiatan khusus untuk ibu-ibu ini baru pertama kali dilaksanakan. Harapannya, kegiatan serupa dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi masyarakat di tengah berkurangnya minat membaca buku akibat penggunaan gawai.
“Harapannya literasi masyarakat bisa lebih baik lagi, dan kegiatan yang kita buat bisa lebih dekat dengan buku,” pungkasnya. (adv)







