SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Asep Japar yang akrab disapa Asjap mengancam para kontraktor pembangunan proyek pemerintah. Asjap menegaskan perlu pengawasan ketat agar kualitas infrastruktur yang dibangun tersebut baik dan bermanfaat jangka panjang bagi rakyat.
Hal tersebut ditegaskan bupati saat meresmikan empat infrastruktur strategis di Kecamatan Warungkiara, Senin (9/2/2026). Keempat proyek tersebut yakni Kantor Kecamatan Warungkiara, Gedung Diskominfosan, Gedung Inspektorat, serta Jembatan Tarisi di Desa Tarisi.
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Warungkiara. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca Juga: GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia
“Hari ini kita masih diberikan nikmat sehat oleh Allah SWT, dan hari ini Allah telah mengizinkan bahwa hari ini adalah acara peresmian Kantor Kecamatan Warung Kiara, sekaligus peresmian Gedung Diskominfosan, juga Gedung Inspektorat, serta peresmian Jembatan Tarisi Warungkiara. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana untuk diresmikan,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sendi Apriadi yang telah menyelesaikan pembangunan tepat waktu. Ia mengucapkan terima kasih kepada panitia pembangunan serta masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan hingga tuntas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perkim yang telah menyelesaikan pembangunan sesuai waktu. Juga kepada jajaran panitia pembangunan dan masyarakat yang telah bekerja keras sehingga gedung Kantor Kecamatan Warungkiara yang baru, Diskominfosan, Inspektorat, serta Jembatan Tarisi Desa Tarisi ini dapat diselesaikan,” katanya.
Baca Juga: Geliat Perajin Caruluk di Sukabumi Jelang Ramadan: Rp125 Ribu Per Hari, Keluar Masuk Hutan
Menurutnya, peresmian ini bukan sekadar seremoni berdirinya bangunan fisik. Lebih dari itu, menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang nyaman dan prima bagi masyarakat.
“Peresmian ini bukan hanya sekedar perayaan berdirinya sebuah bangunan fisik. Lebih dari itu adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memberikan layanan terbaik, nyaman, dan prima kepada masyarakat, khususnya Warungkiara,” tegasnya.
Bupati Asjap menekankan agar seluruh jajaran Kecamatan Warungkiara memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada warga yang merasa kecewa akibat pelayanan yang berbelit atau tidak profesional.
Baca Juga: Pasar Purabaya Butuh Lahan Parkir, Sering Picu Kemacetan di Jalur Sukabumi - Sagaranten
“Saya titip pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus betul-betul baik. Jangan sampai ada masyarakat yang kecewa karena pelayanan staf kecamatan diombang-ambing,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan terhadap seluruh infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia meminta agar selama masa pemeliharaan, setiap kerusakan sekecil apa pun segera dilaporkan kepada pihak pemborong.
“Kepada pak camat Sebagai pengguna menerima manfaat dalam kondisi pemeliharaan baik kecamatan, Diskominfosan ataupun inspektorat termasuk jembatan. Kalau misalkan ada keretakan atau kebocoran, sampaikan ke pemborong. Kita tidak boleh takut. Ketika bangunan kurang bagus dan tidak sesuai spesifikasi, laporkan saja. Kita ada Inspektorat untuk menegur mereka,” ujarnya tegas.
Bahkan, Bupati Asep Japar juga secara terbuka meminta agar kontraktor yang tidak bekerja maksimal tidak lagi diberikan proyek pembangunan di tahun berikutnya.
“Pak Sendi (Kadisperkim), tolong pemborong yang kurang bagus dalam pekerjaannya dicoret, jangan diberikan lagi untuk tahun depan. Saya tidak mau pembangunan di Kabupaten Sukabumi seolah-olah dikerjakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya ingin kualitasnya terbaik,” tegasnya. (*)





