Dispar Sukabumi Dukung Wahana Baru Geyser Cipanas, Flying Fox dan Camping Ground

Sukabumiupdate.com
Senin 09 Feb 2026, 17:42 WIB
Dispar Sukabumi Dukung Wahana Baru Geyser Cipanas, Flying Fox dan Camping Ground

Geyser Cipanas, di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: SU/Ilyas Supendi)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi mendukung penuh pengembangan objek wisata Geyser Cipanas di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Dukungan tersebut menyusul rencana hadirnya wahana baru berupa flying fox dan camping ground yang digagas pemerintah desa setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyambut positif inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kecamatan Cisolok dalam memperkaya daya tarik wisata di kawasan tersebut.

"Iya, ada Flying Fox, juga ada kegiatan camping ground yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa. InsyaAllah kita akan padu-serasikan. Mudah-mudahan dalam tempo yang tidak terlalu lama, menghadapi libur ‘Pajarpai’ (Papajar), libur tahun baru Cina, kita bisa memastikan bahwa layanannya bisa dimudahkan," ujar Ali Iskandar pada sukabumiupdate.com, pada Senin (9/2/2026).

Menurutnya, kehadiran wahana baru ini menjadi langkah strategis agar destinasi Geyser Cipanas tidak menimbulkan kejenuhan bagi wisatawan. Dengan tambahan fasilitas, pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selain menikmati fenomena alam geyser yang menjadi ikon kawasan tersebut.

Baca Juga: Sambut Instruksi Presiden, Dispar Sukabumi Siapkan Sistem Atasi Sampah di Pantai

"Tentu kami menyambut bahagia, kaitan dengan inisiatif desa dan kecamatan Cisolok untuk mengembangkan sehingga kemudian tidak jenuh. Jadi ada pilihan, dan pilihan itu sekali lagi menjadi daya dukung, daya tarik orang untuk berwisata," ungkapnya.

Sebelumnya, Camat Cisolok, Okih Fajri, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kecamatan dalam mengoptimalkan potensi lokal yang sudah ada.

"Betul, Forkopimcam dalam hal ini Kecamatan Cisolok mendorong peningkatan usaha desa melalui BUMDes. Potensi kearifan lokal, terutama di Desa Wangunsari, Geyser Cipanas, akan terus kita kembangkan," kata Okih saat ditemui Sukabumiupdate.com di kecamatan Warungkiara, pada Senin (9/2/2026).

Menurutnya, selain kolam pemandian air panas yang sudah lebih dulu menjadi daya tarik, kawasan tersebut akan dilengkapi wahana flying fox sepanjang kurang lebih 50 meter.

Baca Juga: Picu Konflik, Penyintas Bencana di Kampung Haji Kertaangsana Minta Pemda Tegaskan Batas Lahan Hibah

"Di sana sudah ada kolam, nah untuk peningkatan kapasitas serta pembuatan wahana baru yaitu flying fox. Arena flying fox lumayan, di sana cukup bagus dan dominan. Jaraknya dari lokasi jumper atau awal itu kurang lebih 50 meter," jelasnya.

Tak hanya itu, Okih mengungkapkan bahwa pengembangan juga akan mencakup permainan sepeda gantung guna menambah variasi wahana bagi pengunjung.

"Insyaallah dalam waktu dekat akan kita mapping. Mudah-mudahan nanti pas liburan Idulfitri Lebaran sudah bisa kita pergunakan," katanya.

Sementara itu, Okih juga menjelaskan, kerja sama juga dilakukan dengan Desa Cikahuripan untuk pengembangan area camping ground dan wisata alam terbuka. Konsepnya tetap mengutamakan aspek keselamatan, termasuk penanaman pohon pelindung di sekitar area.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Tegaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Sesuai Harga Transaksi

"Kita juga kerja sama dengan Desa Cikahuripan, akan membuat area camping ground dan wisata alam, dengan tetap kita utamakan safety. Kita harapkan dua desa yang berdekatan ini kita dorong untuk peningkatan usaha desa dan menjadi PADes melalui BUMDes masing-masing," ujar Okih.

​Pengembangan objek wisata ini diharapkan mampu menjadikan Geyser Cipanas sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Cisolok, sekaligus memperkuat ekonomi desa berbasis potensi alam dan kearifan lokal.

Sekilas tentang Geyser Cisolok, objek wisata ini dikenal karena keunikan geyser yang alami dimana air panas menyembur dari celah batuan sungai cipanas. Ini menjadi satu-satunya sumber air panas alami yang menyembur tinggi di Indonesia.(adv)

Berita Terkait
Berita Terkini