Terkenal Pahit & Tidak Enak, Ini Cara Mengolah Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah

Kamis 06 Juni 2024, 08:00 WIB
Terkenal Pahit & Tidak Enak, Ini Cara Mengolah Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah. Foto: Instagram/@tunahousegroup

Terkenal Pahit & Tidak Enak, Ini Cara Mengolah Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah. Foto: Instagram/@tunahousegroup

SUKABUMIUPDATE.com - Daun pepaya memang dikenal dengan rasa pahitnya yang khas, tetapi justru itulah yang seringkali memberikan manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan gula darah.

Jika Anda ingin menggunakan daun pepaya pahit sebagai bagian dari pengobatan alami untuk membantu mengatur kadar gula darah, ada beberapa metode yang bisa di coba. Merangkum dari berbagai sumber berikut ulasannya:

Cara Mengolah Daun Pepaya Pahit

Cara Membuat Rebusan Daun Pepaya Pahit

Bahan:

Langkah-langkah:

  • Cuci daun pepaya di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan debu.
  • Potong daun pepaya menjadi bagian-bagian kecil untuk mempermudah proses perebusan.
  • Masukkan daun pepaya yang sudah dipotong ke dalam panci berisi 1 liter air.
    Didihkan air dan biarkan mendidih selama 15-20 menit hingga air berubah warna menjadi hijau tua.
  • Setelah mendidih, angkat panci dari kompor dan biarkan sedikit dingin. Saring air rebusan untuk memisahkan daun dari airnya.
  • Minum air rebusan daun pepaya ini 1-2 kali sehari, idealnya sebelum makan untuk membantu menurunkan kadar gula darah.
  • Anda bisa menambahkan sedikit madu atau lemon untuk mengurangi rasa pahit.

Baca Juga: Penderita Diabetes, Yuk Hindari 12 Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik!

Cara Membuat Teh Daun Pepaya Pahit

Bahan:

  • 5 lembar daun pepaya segar atau kering
  • 500 ml air
  • Madu atau lemon (opsional)

Langkah-langkah:

  • Didihkan 500 ml air dalam panci.
  • Masukkan daun pepaya ke dalam air mendidih dan kecilkan api.
  • Biarkan daun pepaya terseduh dalam air panas selama 10-15 menit hingga air berwarna hijau tua.
  • Saring teh untuk memisahkan daun dari airnya.
  • Tambahkan sedikit madu atau lemon jika diinginkan untuk meningkatkan rasa.
  • Minum teh daun pepaya ini 1-2 kali sehari, terutama sebelum makan.

Baca Juga: Resep Rebusan Kayu Manis untuk Menurunkan Gula Darah, Cara Buatnya Simpel!

Cara Mengurangi Rasa Pahit Daun Pepaya

Jika rasa pahit daun pepaya terlalu kuat, berikut beberapa cara untuk mengurangi kepahitannya:

  • Rendam dengan Garam:

Sebelum direbus, rendam daun pepaya dalam air garam selama 15-30 menit, lalu bilas dengan air bersih. Ini bisa membantu mengurangi kepahitannya.

  • Tambahkan Bahan Lain:

Campurkan daun pepaya dengan bahan-bahan lain seperti madu, lemon, atau jahe saat membuat teh atau rebusan untuk mengurangi rasa pahit.

Baca Juga: 8 Cara Menjaga Kualitas Tidur yang Baik untuk Penderita Gula Darah

Tips Konsumsi Daun Pepaya Pahit untuk Penderita Gula Darah 

  • Konsultasi dengan Dokter:

Sebelum mulai mengonsumsi daun pepaya sebagai pengobatan rutin, konsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda sedang menjalani pengobatan lain atau memiliki kondisi medis tertentu.

  • Pantau Kadar Gula Darah:

Pantau kadar gula darah secara teratur untuk melihat efek dari konsumsi daun pepaya dan pastikan kadar gula darah tetap dalam batas yang aman.

  • Gabungkan dengan Pola Makan Sehat:

Penderita gula darah sebaiknya mengonsumsi daun pepaya sebaiknya dikombinasikan dengan pola makan rendah gula dan karbohidrat serta gaya hidup sehat.

  • Hindari Konsumsi Daun Pepaya Berlebihan:

Penderita gula darah sebaiknya mengkonsumsi daun pepaya dalam jumlah yang wajar. Jangan berlebihan karena bisa menyebabkan efek samping seperti masalah pencernaan.

Baca Juga: Daun Jambu Biji Menurunkan Gula Darah, Ini 2 Cara Simpel Mengolahnya!

Dengan mengikuti panduan sehat mengolah daun pepaya ini, Anda dapat memanfaatkan manfaat daun pepaya pahit secara aman dan efektif untuk membantu mengelola kadar gula darah.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Pakai Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Wanita Usia 20 Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi