Biar Makin Hemat, Simak 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Ala Mahasiswa

Kamis 28 Maret 2024, 13:15 WIB
Ilustrasi - Mengelola keuangan dengan baik sebagai mahasiswa merupakan kunci untuk mencapai kemandirian finansial dan terhindar dari stres. (Sumber : Pixabay.com/@30726203).

Ilustrasi - Mengelola keuangan dengan baik sebagai mahasiswa merupakan kunci untuk mencapai kemandirian finansial dan terhindar dari stres. (Sumber : Pixabay.com/@30726203).

SUKABUMI UPDATE.com - Mengatur keuangan mahasiswa adalah sebuah kemampuan penting untuk menjamin stabilitas finansial selama masa perkuliahan. Hal ini dapat membantu mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan hidup, mencapai tujuan finansial, dan menghindari stres terkait dengan uang.

Mengatur keuangan sendiri adalah proses pengelolaan pendapatan, pengeluaran, dan tabungan untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini melibatkan membuat anggaran, mengelola utang, mengontrol pengeluaran, dan menginvestasikan uang dengan bijak.

Mengatur keuangan dengan baik memungkinkan seseorang untuk hidup dalam batasannya, menghindari masalah keuangan, mengurangi stres, dan mencapai kebebasan finansial di masa depan.

Ini membutuhkan disiplin, kesadaran, perencanaan, dan komitmen untuk mengambil kendali atas keuangan pribadi. Dengan mengelola keuangan dengan bijaksana, seseorang dapat menghindari hutang yang tidak perlu, mencapai tujuan finansial, dan memberikan stabilitas keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengatur keuangan dengan bijak adalah keterampilan penting yang akan memberi Anda stabilitas keuangan selama menjadi mahasiswa. Berikut adalah beberapa cara bijak untuk mengatur keuangan sebagai mahasiswa:

1. Buat Anggaran

Buatlah anggaran yang rinci untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran Anda. Catat semua sumber pendapatan Anda, seperti uang saku, pekerjaan paruh waktu, atau beasiswa, dan identifikasi pengeluaran bulanan yang tetap, seperti biaya kuliah, sewa, makanan, transportasi, dan keperluan pribadi lainnya.

Prioritaskan pengeluaran yang penting dan alokasikan sebagian dari pendapatan Anda untuk tabungan.

2. Cari Peluang Sumber Pendapatan Tambahan

Selain uang saku atau beasiswa, Anda dapat mencari peluang sumber pendapatan tambahan, seperti pekerjaan paruh waktu atau tempat magang yang sesuai dengan bidang studi Anda. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi beban keuangan Anda, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan yang berharga.

3. Hemat dalam Pengeluaran

Identifikasi area pengeluaran yang dapat Anda kurangi atau hilangkan. Misalnya, bawa bekal dari rumah daripada membeli makanan di luar, gunakan transportasi umum daripada mengeluarkan uang untuk bahan bakar atau tiket parkir, atau bandingkan harga sebelum melakukan pembelian besar-besaran. Saat membeli barang, pertimbangkan untuk membeli yang bekas atau second-hand untuk menghemat biaya.

4. Manfaatkan Diskon dan Promosi

Selalu mencari diskon, promosi, atau penawaran khusus ketika membeli barang atau menggunakan layanan. Banyak toko, restoran, dan penyedia layanan memiliki program diskon khusus untuk mahasiswa. Jadi, pastikan Anda memiliki kartu identitas mahasiswa dan manfaatkan keuntungannya.

5. Selalu Pertimbangkan Prioritas Keuangan Jangka Panjang

Jangan hanya fokus pada pengeluaran sehari-hari, tetapi selalu pertimbangkan prioritas keuangan jangka panjang Anda. Mulai menabung untuk tujuan tertentu, seperti dana darurat, biaya kuliah lebih tinggi di masa depan, atau pembayaran hutang setelah lulus. Tetapkan tujuan keuangan jangka panjang yang realistis dan tetap konsisten dalam menabung.

6. Gunakan Teknologi Keuangan

Manfaatkan teknologi yang tersedia untuk membantu mengelola keuangan Anda. Anda dapat menggunakan aplikasi keuangan atau situs web untuk melacak pengeluaran, membuat anggaran, dan mengatur pengingat pembayaran tagihan.

Ini akan membantu Anda tetap disiplin dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kebiasaan pengeluaran Anda.

Mengatur keuangan dengan bijak sebagai mahasiswa membutuhkan kesadaran, disiplin, dan pengelolaan yang hati-hati. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membangun kebiasaan keuangan yang baik dan mencapai stabilitas keuangan yang berkelanjutan selama masa studi Anda.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi19 April 2024, 21:04 WIB

Kronologi dan Dugaan Penyebab Meninggalnya Siswi Sukabumi saat Ikut Tes Seleksi Paskibraka

Berikut kronologi dugaan penyebab meninggalnya Kayla Nur Syifa Siswi Sukabumi peserta seleksi Paskibraka.
Suasana rumah duka Kayla Nur Syifa di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Asep Awaludin