SUKABUMIUPDATE.com - Jelang lebaran Idul Fitri 2026, warga Sukabumi Jawa Barat, khususnya pemilik kendaraan roda dua wajib waspada. Para pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor alias curanmor makin nekat.
Memasuki 10 hari terakhir ramadan 1147 hijriah hampir setiap hari selalu ada laporan kehilangan sepeda motor yang diinformasikan warganet kepada sukabumiupdate.com. Terbaru di Baros Babakan Kota Sukabumi, motor yamaha X Ride F 5276 SAB milik Asep Permana, hilang Senin dini hari (16/3/2026) sebelum waktu sahur.
Menurut korban, pencurian itu diduga berlangsung dari jam 2 hingga 3 dini hari. “Jam 2 malem beli rokok di warung, roko k warung min udhh gituuu pulang lgiii kann, nahh pikiran saya yahh udhh lahh g akan d masukin soalnya nangung mauu sahur jga kannn udhh gituu saya ketdran dongg sama ortu d bangunin motor dmna motor dmna d liat kuncinya ada d saya lahh motor nya g ada,” jelas Asep.
Baca Juga: Perkuat Sinergi dengan PWI, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Gencarkan Literasi Jaminan Sosial
Saat membawa kabur motor korban, pelaku sempat menabrak tembok rumah tetangga. “si maling nya emng rusuh kata tetangga saya pas kejadian si maling nabrak tembok tetangga saya kiraiin itu saya padahal itu maling,” pungkasnya.
Sehari sebelumnya, motor honda beat street F 4131 TAE, milik warga Kadudampit Kabupaten Sukabumi hilang digondol maling. Pencurian ini berlangsung tak lama setelah warga Sukabumi berhamburan keluar rumah setelah diguncang gempabumi M4,2 Minggu dini hari, 16 Maret 2026.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV, sekitar pukul 02.00 WIB. Mulai dari membongkar gembok pagar, hingga menyelinap ke bagian dalam carport. Membongkar kunci stang motor, membawa keluar rumah hingga kabur bersama rekannya yang sudah menunggu.
Baca Juga: WFA untuk Pekerja atau Buruh di Libur Nyepi dan Lebaran Idulfitri 2026, Resmi Ini Jadwalnya!
“Pelakunya menggunakan masker, Ada dua orang. Yang satu menunggu di pinggir jalan depan rumah menggunakan motor,” jelas pemilik motor Ayya kepada sukabumiupdate.com.
Dalam postingannya, korban menjelaskan pelaku sengaja menggeber-geber motor sambil berteriak sahur sebelum melakukan aksinya. “Temennya yang nunggu di depan, pura-pura bangunan orang sahur, sambil menggeber-geber motor,” ungkap Ayya.





