Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60, Bupati Asep Japar Dorong Kebangkitan Ekonomi Pesisir

Sukabumiupdate.com
Minggu 14 Jun 2026, 14:09 WIB
Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60, Bupati Asep Japar Dorong Kebangkitan Ekonomi Pesisir

Bupati Sukabumi Asep Japar hadir dalam rangkaian Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60 Tahun 2026 di Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026). (Sumber Foto: SU/Ragil Gilang)

SUKABUMIUPDATE.com – Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara resmi membuka rangkaian kegiatan puncak peringatan Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60 Tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan pesisir Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (14/6/2026). Acara yang kental dengan nilai budaya lokal ini mengundang antusiasme tinggi dari berbagai elemen masyarakat.

Agenda rutin yang telah konsisten berjalan dan menjelma menjadi tradisi turun-temurun masyarakat pesisir selama enam dekade tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras daerah. Di antaranya adalah Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Kepala Dinas Pariwisata Ali Iskandar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Uus Pirdaus, beserta jajaran kepala OPD lainnya.

Tampak hadir pula anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan dan Ujang Abdul Romhan Rochmi, unsur TNI-Polri, Forkopimcam, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta riuh ribuan warga dan nelayan yang memadati lokasi.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat Ujunggenteng yang tetap solid menjaga, merawat, hingga melestarikan tradisi Syukuran Nelayan hingga memasuki usia ke-60 tahun.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan masyarakat Ujunggenteng atas terselenggaranya puncak peringatan Hari Nelayan Ujunggenteng ke-60 Tahun 2026. Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang sangat berharga dan harus terus dijaga keberlangsungannya," ujar Asep.

Baca Juga: Maryono Tak Lagi Cemas Saat Hujan, Program Bedah Rumah Imipas Diapresiasi Bupati Sukabumi

Bupati menegaskan bahwa esensi dari penyelenggaraan Syukuran Nelayan ini bukan sekadar panggung seremonial tahunan yang megah belaka. Lebih dari itu, acara ini merupakan manifestasi spiritual wujud rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas segala limpahan berkah dan rezeki hasil tangkapan laut yang melimpah, sekaligus menjadi momentum krusial untuk memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai.

"Perayaan ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil laut yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk merawat tradisi, menjaga kelestarian laut, serta memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir," katanya.

Lebih lanjut, Asep Japar menggarisbawahi bahwa peringatan Hari Nelayan ke-60 ini harus dijadikan sebagai titik balik bagi kebangkitan roda ekonomi masyarakat pesisir. Ia menilai, kawasan junggenteng memiliki potensi besar di sektor kelautan dan pariwisata yang mampu menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat.

"Ujunggenteng dianugerahi potensi kelautan dan pariwisata yang luar biasa. Potensi ini harus kita manfaatkan sebagai roda penggerak ekonomi daerah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, tutur Asep, berkomitmen terus mendukung sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan infrastruktur, bantuan sarana penangkapan ikan, hingga pengembangan wisata bahari yang terintegrasi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian laut dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, menjaga kebersihan perairan dari sampah, serta memperkuat persatuan masyarakat pesisir.

"Kita harus bersama-sama mengembangkan Ujunggenteng bukan hanya sebagai sentra perikanan, tetapi juga sebagai destinasi wisata unggulan yang nyaman dan ramah bagi wisatawan," tegasnya.

Baca Juga: Kekerasan Seksual Terhadap Anak Masih Marak di Sukabumi, Ini Kata Bupati

Sementara itu, Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60, Asep Jeka, mengatakan peringatan tahun ini mengusung tema "Laut Lestari, Nelayan Berseri Menyongsong Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu."

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tahun ini menyesuaikan kondisi musim melaut sehingga puncak acara yang biasanya digelar pada Mei dilaksanakan pada Juni 2026.

"Beberapa tahun lalu, Hari Nelayan Nasional telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia setiap tanggal 6 April. Sementara Hari Nelayan Ujunggenteng telah menjadi agenda tahunan Kabupaten Sukabumi yang biasanya dilaksanakan setiap 5 Mei. Tahun ini pelaksanaannya menyesuaikan kondisi dan aktivitas para nelayan di lapangan," jelasnya.

Asep Jeka menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata, Disbudpora, Dinas Perikanan, organisasi nelayan, pelaku usaha perikanan, hingga sponsor yang secara konsisten mendukung acara setiap tahunnya.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan pemerintah, para nelayan, pelaku usaha, sponsor, dan seluruh masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga tradisi yang sudah berlangsung selama enam dekade ini," ujarnya.

Selain upacara adat Larung Saji sebagai acara puncak, rangkaian Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60 juga dimeriahkan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan olahraga. Di antaranya bazar UMKM, turnamen bola voli putra-putri, aksi bersih pantai, santunan anak yatim dan lansia, sunatan massal, tabligh akbar, berbagai perlombaan rakyat, hingga hiburan masyarakat.

Menurut Asep Jeka, Syukuran Nelayan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi refleksi hubungan harmonis antara masyarakat pesisir dengan laut sebagai sumber kehidupan.

"Dari Ujunggenteng kita belajar bahwa laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga sumber kehidupan, kebersamaan, budaya, dan kecintaan terhadap alam yang harus dijaga untuk generasi mendatang," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini