SUKABUMIUPDATE.com - Curug Cinulang adalah salah satu air terjun paling terkenal di Jawa Barat. Air terjun ini terkenal dengan keindahannya, bahkan sampai diabadikan dalam lirik sebuah lagu pop Sunda karya Yana Kermit dan dipopulerkan Yayan Jatnika.
Destinasi wisata ini berada di perbatasan Kabupaten Sumedang dan Bandung. Air terjun ini dikenal karena bentuknya yang unik menyerupai dua aliran besar yang jatuh berdampingan, sehingga sering disebut sebagai air terjun kembar.
Nama “Cinulang” berasal dari kata Sunda “Ci atau Cai” yang berarti air dan “Nulang” yang berarti berulang. Namun, air terjun ini juga sering disebut Curug Sindulang karena berada di Desa Sindulang.
Baca Juga: Curug Cihideung: Air Terjun yang Jadi Ikon Kecamatan di Selatan Sukabumi
Di sini, pengunjung selain bisa menikmati keindahan air terjun setinggi sekitar 50 an meter, juga bisa menikmati suasana alam yang sangat asri. Pepohonan hijau dan suara hewan-hewan mulai dari serangga hingga burung bisa dengan mudah ditemukan.
Lokasi Curug Cinulang
Air terjun ini berada di antara Kota Bandung dan Sumedang atau tepatnya beralamat di Jl. Curug Cinulang No.7, Tanjungwangi, Kec. Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Lokasinya sekitar sekitar 1,5–2 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor dari Kota Bandung atau sekitar 45 menit perjalanan dari Kota Sumedang.
Baca Juga: Pesona Curug Banteng Sukabumi, Air Terjun yang Punya Bentuk Unik dan Air Jernih
Harga Tiket Curug Cinulang
Jika berniat berkunjung dan menikmati keindahan Curug Cinulang, harga tiketnya cukup terjangkau yaitu hanya Rp20.000 per orang, kemudian biaya parkir mobil Rp5.000 dan motor Rp3.000.
Untuk fasilitas di sini sudah lumayan lengkap mulai dari area parkir kendaraan, toilet, mushola, warung makan dan toko oleh-oleh, gazebo, jembatan dan gardu pandang.
Itulah ulasan mengenai Curug Cinulang, salah satu air terjun yang populer di perbatasan Bandung dan Sumedang.






