SUKABUMIUPDATE.com - Dinamika publik di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi selama sepekan terakhir diwarnai oleh sederet peristiwa besar yang menyita perhatian masyarakat. Mulai dari keluhan massal akibat pemadaman listrik se-Jawa Barat yang mengacaukan pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN), hingga perkembangan signifikan proyek strategis nasional Tol Bocimi Seksi 3 yang kini progres fisiknya telah menembus angka 81 persen.
Tidak hanya itu, perbincangan hangat juga tertuju pada skandal investasi bernilai ratusan miliar rupiah terkait program makan bergizi gratis (MBG), serta tindakan tegas aparat kepolisian yang berhasil meringkus pelaku kejahatan seksual anak di wilayah Surade.
Berikut adalah rangkuman 5 berita Sukabumi terpopuler sepekan (8-13 Juni 2026) di Sukabumiupdate.com yang paling banyak menyita perhatian pembaca:
1. Listrik Mati di Sejumlah Wilayah Jabar Termasuk Sukabumi, Ini Kata PLN
Aktivitas sehari-hari warga di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Barat, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi, mendadak lumpuh akibat pemadaman listrik secara serentak pada Rabu (10/6/2026). Berdasarkan data yang dihimpun, pemadaman di area Sukabumi—salah satunya di Kecamatan Warudoyong—berlangsung cukup lama sejak pukul 08.38 WIB hingga 11.35 WIB. Kondisi ini sempat memicu banjir keluhan dari masyarakat, terutama para pelaku usaha yang sangat bergantung pada perangkat elektronik.
Merespons gelombang protes tersebut, PT PLN (Persero) langsung merilis permohonan maaf resmi melalui media sosial mereka. Pihak PLN menjelaskan bahwa pemadaman massal yang berimbas hingga ke wilayah Bogor, Bekasi, dan Bandung tersebut terpaksa dilakukan secara bergilir sebagai bagian dari agenda pemeliharaan sistem kelistrikan demi menjaga keandalan jaringan di masa mendatang.
Baca selengkapnya:
2. Tiga Tantangan Pembangunan Tol Bocimi Seksi 3, Progres Fisik Capai 81 Persen
Komisi V DPR RI bersama jajaran petinggi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan inspeksi lapangan ke proyek Tol Bocimi Seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat pada Jumat (12/6/2026). Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis nasional sepanjang total 53,15 km tersebut berjalan sesuai target waktu yang ditetapkan. Saat ini, pengerjaan Seksi 3 (13,70 km) menunjukkan tren positif dengan progres pembebasan lahan yang menyentuh angka 85,80 persen dan konstruksi fisik mencapai 81,49 persen.
Kendati demikian, Kepala BPJT Wilan Oktavian memaparkan sedikitnya ada tiga tantangan pelik yang wajib segera dituntaskan. Tantangan pertama mencakup kebutuhan penetapan lokasi (penlok) tanah baru untuk area timbunan dan galian guna menjaga stabilitas lereng sesuai standar keamanan. Kedua, diperlukannya penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait suplai material konstruksi. Terakhir, tantangan ketiga berkaitan dengan evaluasi standar pelayanan minimal serta pengembangan konektivitas antar-ruas tol yang telah beroperasi.
Baca selengkapnya:
3. Pengusaha Sukabumi Tagih Investasi MBG Rp218,25 M, Nanik: Gak Ada Kaitan dengan BGN, Itu Personal
Polemik dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) kian memanas. Kasus ini berdampak langsung pada seorang pengusaha asal Kampung Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, bernama Ir. Munjayin, M.M. Melalui kuasa hukumnya, Munjayin mengaku menelan kerugian fantastis mencapai Rp218,25 miliar setelah masuk dalam skema pengambilalihan (take over) 97 dapur perintis MBG yang berujung pada ketidakpastian hukum.
Menanggapi tuntutan ganti rugi tersebut, Kepala BGN Nanik S. Deyang dengan tegas membantah keterlibatan institusi yang dipimpinnya. Dalam keterangannya pada Kamis (11/6/2026), Nanik menyatakan bahwa perkara tersebut murni merupakan urusan bisnis personal antara Munjayin dengan mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung, yang kini statusnya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung RI.
Baca selengkapnya:
4. Heboh! Diduga Hamili Siswi SMK, Pedagang Ikan Mas Keliling di Surade Dipolisikan
Jagat media sosial di wilayah Kecamatan Surade kembali digegerkan oleh kasus kekerasan seksual anak di bawah umur. Seorang pria paruh baya berinisial M (58), yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ikan mas keliling asal Kecamatan Cibitung, dilaporkan ke polisi setelah diduga kuat menghamili seorang siswi kelas XI di salah satu SMK di Surade. Pihak keluarga yang syok mengetahui kondisi korban langsung melayangkan laporan resmi pada awal Juni 2026.
Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Sukabumi melalui Unit PPA bergerak cepat dan berhasil meringkus tersangka pada Kamis (11/6/2026). Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, mengungkapkan bahwa aksi bejat pelaku dilakukan saat situasi rumah korban sedang sepi dan perbuatan tersebut diduga telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Atas tindakan kriminalnya, kini tersangka M telah ditahan dan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal terkait dalam KUHP.
Baca selengkapnya:
5. Disdik Sukabumi Usulkan OSN Susulan bagi Peserta Terdampak Pemadaman Listrik
Dampak pemadaman listrik massal yang terjadi pada Rabu (10/6/2026) ternyata turut mengacaukan pelaksanaan OSN tingkat sekolah dasar di Sukabumi. Kejadian ini sempat viral setelah beredar video menyayat hati yang memperlihatkan seorang siswi SDN Gandasoli Kecamatan Cireunghas yang menangis histeris akibat gagal menyelesaikan ujian daring karena jaringan internet dan komputer mati mendadak.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengonfirmasi bahwa gangguan teknis serupa juga melanda wilayah peserta di Kecamatan Sukalarang, Sukaraja, dan Kebonpedes. Sebagai bentuk tanggung jawab, Disdik Sukabumi kini tengah menginventarisasi seluruh data siswa yang dirugikan guna mengajukan dispensasi khusus kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Baca selengkapnya:



