Mengenal Asam Lambung: Gejala, Penyebab dan 11 Cara untuk Mencegahnya

Rabu 20 Maret 2024, 20:00 WIB
Ilustrasi - Asam lambung adalah bagian alami dari sistem pencernaan, amun jika diproduksi dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti mulas, mual. (Sumber : Freepik.com/@Lifestylememory)

Ilustrasi - Asam lambung adalah bagian alami dari sistem pencernaan, amun jika diproduksi dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti mulas, mual. (Sumber : Freepik.com/@Lifestylememory)

SUKABUMIUPDATE.com - Asam lambung adalah sensasi panas dan perih di dada atau perut yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini sering disebut juga dengan heartburn atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Asam lambung sebenarnya sangat penting untuk sistem pencernaan, tetapi terkadang sel-sel penghasil asam di sistem pencernaan dapat mengeluarkan terlalu banyak asam. Hal itulah yang menyebabkan asam lambung dan gejalanya bisa berupa sakit perut, kembung, dan mulas.

Ada beberapa penyebab produksi asam lambung tinggi, seperti infeksi bakteri, stres, dan efek samping akibat penghentian obat. Dikutip dari verrywellhealth, simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Demi Mengurangi Frekuensi Serangan Asam Urat, Lakukan 5 Tips Ini Agar Tidak Kambuh

Gejala Asam Lambung Tinggi

  • Maag
  • Rasa asam di mulut Anda
  • Bau mulut
  • Batuk atau cegukan berulang
  • Suara serak
  • Kembung
  • Mual
  • Diare

Apa Penyebab Asam Lambung Tinggi?

Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan asam klorida, yang mana membantu memecah makanan menjadi komponen dasar yang diperlukan untuk kehidupan. Kondisi tertentu akhirnya dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak asam seperti:

  • Helicobacter pylori( H. pylori) adalah bakteri yang merusak jaringan di perut dan duodenum (bagian pertama dari usus kecil Anda). Memiliki infeksi bakteri H. Pylori akut yang aktif di dalam perut nantinya bisa menyebabkan peningkatan asam lambung, sementara infeksi kronis telah terbukti mengurangi sekresi dari asam lambung.
  • Lemahnya Sfingter Esofagus Bagian Bawah (LES): LES adalah otot yang menghubungkan kerongkongan dan lambung. Ketika LES lemah, asam lambung dapat naik ke kerongkongan.
  • Hernia Hiatus: Hernia hiatus adalah kondisi di mana bagian atas lambung menonjol melalui celah di diafragma.
  • Faktor Gaya Hidup: Makan makanan berlemak, pedas, asam, dan berminyak, Minum alkohol dan kafein, Merokok, Obesitas, Makan dengan porsi besar dan jarang, Berbaring setelah makan, Tidur dengan kepala lebih rendah.
  • Stres telah dikaitkan dengan keterlambatan pengosongan asam lambung. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa stres kronis dapat menguras prostaglandin, yang melindungi lapisan lambung dari asam, sehingga dapat meningkatkan risiko terkena maag.
  • Obat-obatan seperti penghambat H2 seperti Pepcid (famotidine) dan penghambat pompa proton (PPI) yang mana dapat menurunkan produksi asam di lambung. Jika Anda meminum salah satu obat ini secara teratur, ada kemungkinan Anda akan mengalami peningkatan produksi asam lambung jika Anda berhenti tiba-tiba.
  • Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) merupakan kondisi dimana pencernaan langka yang melibatkan neuroendokrintumor yang disebut gastrinoma yang menyebabkan perut menghasilkan terlalu banyak asam.

Baca Juga: 8 Obat Asam Urat Ala Rumahan yang Bisa Anda Coba untuk Meredakan Sakitnya

Cara Mencegah Asam Lambung Naik

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah asam lambung naik:

1. Hindari Menunda Makan:

Makanlah dengan teratur dan jangan menunda waktu makan. Hal ini membantu menjaga kadar asam lambung dalam keadaan stabil.

2. Hindari Berbaring Setelah Makan:

Tunggu setidaknya 3 jam setelah makan sebelum berbaring. Berbaring setelah makan dapat membuat asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca Juga: Selalu Bersyukur, 10 Ciri Kamu Termasuk Orang Baik Dilihat dari Kebiasaannya Sehari-hari

3. Minum Air Putih yang Cukup:

Minum air putih yang cukup dapat membantu menetralkan asam lambung. Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari.

4. Hindari Makanan Pemicu:

Hindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik, seperti makanan berlemak, pedas, asam, dan berminyak.

5. Ubah Frekuensi Makan:

Makan dengan porsi kecil dan sering (5-6 kali sehari) dapat membantu mengurangi produksi asam lambung.

Baca Juga: Mencegah Asam Urat Kambuh Lagi, Lakukan 5 Tips Sehat Ini untuk Kurang Frekuensi Serangannya

6. Makan Perlahan:

Makanlah dengan perlahan dan kunyah makanan dengan baik. Hal ini membantu pencernaan dan mencegah asam lambung naik.

7. Konsumsi Makanan Tinggi Protein:

Konsumsi makanan tinggi protein dapat membantu memperkuat otot LES yang berperan dalam mencegah asam lambung naik.

8. Hindari Minuman Pemicu:

Hindari minuman yang dapat memicu asam lambung naik, seperti alkohol, kafein, dan soda.

Baca Juga: Jangan Takut Gula Darah Naik, Cobain 11 Karbohidrat Sehat yang Aman Untuk Penderita Diabetes

9. Kelola Stres:

Stres dapat meningkatkan produksi asam lambung. Kelola stres dengan baik dengan melakukan yoga, meditasi, atau aktivitas lainnya yang dapat membantu Anda rileks.

10. Berhenti Merokok:

Merokok dapat melemahkan LES dan meningkatkan produksi asam lambung. Berhenti merokok untuk membantu mencegah asam lambung naik.

11. Menurunkan Berat Badan:

Berat badan berlebih dapat meningkatkan tekanan pada perut dan mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Menurunkan berat badan dapat membantu mencegah asam lambung naik.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat18 Mei 2024, 08:00 WIB

10 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan, Bisa Mengurangi Stres dan Cemas

Salah satu manfaat daun pegagan yaitu sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah terkait daya ingat dan gangguan kognitif.
Ilustrasi. Manfaat daun pegagan ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah terkait daya ingat dan gangguan kognitif. (Sumber : Instagram/@rimaummurayna)
Sukabumi18 Mei 2024, 07:36 WIB

Tak Ingin Kejadian Anak Bunuh Ibu Terulang, Ini Upaya Forkopimcam Kalibunder Sukabumi

Forkopimcam Kalibunder Sukabumi menggelar rapat koordinasi bahas masalah pendidikan dan sosial budaya di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung.
Forkopimcam Kalibunder Sukabumi rakor soal masalah pendidikan dan sosial budaya di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung (Sumber : SU/Ragil Gilang)
Life18 Mei 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Anak Sudah Dewasa Sebelum Waktunya, Bersikap Bijaksana

Meskipun anak yang memiliki sifat-sifat dewasa bisa menjadi keuntungan, penting bagi mereka untuk tetap mendapatkan dukungan yang tepat agar tidak merasa terbebani oleh tanggung jawab yang berlebihan terlalu cepat.
Ilustrasi. Kenali Ciri Anak Sudah Dewasa Sebelum Waktunya. (Sumber : Pixabay/GerdAltmann)
Sehat18 Mei 2024, 06:00 WIB

Simpel, Cara Membuat Infused Water Kayu Manis untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

Kayu manis dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") dan trigliserida dalam darah, yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung.
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Kayu Manis (Sumber : Freepik/@azerbaijan_stock)
Science18 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 18 Mei 2024, Sukabumi Potensi Hujan Ringan di Siang Hari

Prediksi cuaca hari ini 18 Mei 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prediksi cuaca hari ini 18 Mei 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan sekitarnya. (Sumber : Freepik.com/@pvproductions)
Sukabumi17 Mei 2024, 23:06 WIB

Minim Lulusan SMA, Disdik Ungkap Kondisi Pendidikan di Tempat Tinggal Anak Bunuh Ibu di Sukabumi

Perwakilan Disdik Kabupaten Sukabumi ungkap kondisi pendidikan di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung.
Rumah Inas (43 tahun) dan Rahmat alias Herang (25 tahun) atau lokasi pembunuhan di Kampung Cilandak RT 15/04, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi17 Mei 2024, 22:12 WIB

Studium Generale UMMI Sukabumi Bahas Implementasi Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan

Gelar Studium Generale, UMMI Sukabumi bahas implementasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bersama Kemendikbudristek RI.
Studium Generale UMMI Sukabumi bersama Kemendikbudristek dihadiri para guru hingga unsur dinas pendidikan setempat. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Food & Travel17 Mei 2024, 21:00 WIB

Bantu Anak Tumbuh Tinggi, 6 Manfaat Rutin Minum Susu di Malam Hari

Dengan mengintegrasikan kebiasaan minum susu di malam hari, anak dapat memperoleh manfaat gizi dan kesehatan yang signifikan. Kebiasaan minum susu ini akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Ilustrasi. Manfaat Rutin Minum Susu di Malam Hari (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi17 Mei 2024, 20:36 WIB

Kecelakaan di Jalur Lingsel Sukabumi, Dua Pemotor Remaja Terpental usai Tabrak Mobil

Berikut kronologi kecelakaan dua pemotor remaja yang terpental usai tabrak mobil yang sedang menyeberang di Jalur Lingsel Sukabumi.
TKP dua pemotor remaja terpental usai tabrak mobil yang sedang menyebrang di Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) Cisaat Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat17 Mei 2024, 20:30 WIB

5 Alasan Mengendalikan Kadar Asam Urat dalam Tubuh Sangat Penting

Menjaga kadar asam urat agar tetap stabil adalah hal yang penting untuk kehidupan yang lebib sehat.
Ilustrasi - Menjaga kadar asam urat agar tetap stabil adalah hal yang penting untuk kehidupan yang lebib sehat. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)