8 Obat Asam Urat Ala Rumahan yang Bisa Anda Coba untuk Meredakan Sakitnya

Sabtu 16 Maret 2024, 11:30 WIB
Ilustrasi - Sejumlah pengobatan rumahan atau obat asam urat alami dapat membantu memperbaiki gejala asam urat. (Sumber : pexels.com/@Yaroslav Shuraev).

Ilustrasi - Sejumlah pengobatan rumahan atau obat asam urat alami dapat membantu memperbaiki gejala asam urat. (Sumber : pexels.com/@Yaroslav Shuraev).

SUKABUMIUPDATE.com - Obat asam urat ala rumahan bisa menjadi solusi bagi Anda yang menderita penyakit ini. Penderita asam urat dapat mencari pengobatan asam urat alami untuk membantu meringankan gejalanya lebih cepat.

Apa Penyebab Asam Urat?

Asam urat adalah sejenis radang sendi yang ditandai dengan nyeri hebat yang tiba-tiba, kemerahan, panas, bengkak, dan nyeri pada persendian. Biasanya menyerang sendi besar jempol kaki, namun gejalanya juga bisa terjadi pada:

  • Kaki
  • Pergelangan kaki
  • Lutut
  • Tangan
  • Pergelangan tangan

Baca Juga: Penyakit Asam Urat: 12 Makanan Tinggi Purin dan Rendah Purin yang Wajib Diketahui

Serangan biasanya berlangsung sekitar lima hingga 10 hari. Asam urat lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita.

Asam urat disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat. Asam urat adalah produk limbah yang terbentuk dari pemecahan purin, zat yang ditemukan secara alami di dalam tubuh dan makanan tertentu. Makanan yang tinggi purin antara lain:

  • Minuman beralkohol
  • Daging merah
  • Daging organ
  • Ikan dan kerang
  • Sayuran termasuk asparagus, kembang kol, dan bayam
  • Jamur

Baca Juga: Selalu Bersyukur, 10 Ciri Kamu Termasuk Orang Baik Dilihat dari Kebiasaannya Sehari-hari

Pengobatan Rumahan

Ada beberapa pengobatan rumahan yang sering digunakan untuk mengobati asam urat. Sejauh ini, penelitian yang mendukung penggunaan pengobatan ini masih terbatas. Namun Anda bisa mencoba obat asam urat yang alami ini.

1. Vitamin C

Beberapa bukti menunjukkan vitamin C dapat membantu mengurangi kadar asam urat, cara kerja vitamin C terhadap asam urat ini ternyata cukup simpel. Saat vitamin C masuk ke dalam tubuh manusia, secara alami vitamin C akan membantu proses pengeluaran asam urat berlebih melalui urine.

Perlu dicatat bahwa vitamin C juga dapat mengganggu beberapa obat, seperti obat kemoterapi kanker dan statin. Jika Anda mengidap asam urat sebaiknya bicarakan dulu dengan dokter Anda.

Baca Juga: Bantu Jaga Gula Darah Tetap Normal, 11 Kebiasaan Ini Harus Segera Dilakukan

2. Ceri

Ceri adalah obat rumahan yang populer untuk asam urat. Jumlah yang biasanya disarankan adalah antara setengah cangkir dan satu pon ceri sehari. Sebagai obat asam urat, buah ceri dimakan atau diblender lalu diencerkan dengan air untuk dijadikan jus. Ekstrak ceri juga tersedia di beberapa toko makanan kesehatan.

3. Mengistirahatkan Sendi yang Terkena

Obat asam urat ala rumahan selanjutnya yang bisa Anda coba adalah dengan mengistirahatkan sendi yang terkena. Boba angkat sendi yang terkena dan berjalan dengan tongkat dapat membantu mengurangi tekanan pada sendi yang nyeri.

4. Mengompres Sendi

Kompres sendi yang terkena dengan es untuk meredakan pembengkakan dan meredakan ketidaknyamanan. Ini adalah salah satu cara untuk mengobati asam urat.

Baca Juga: 9 Makanan yang Tidak Akan Meningkatkan Kadar Gula Darah Meski Anda Konsumsi

5. Minum Banyak Cairan

Anda sebaiknya minum banyak cairan terutama air putih, untuk menghindari dehidrasi sebagai obat asam urat. Hindari minuman manis yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi karena dapat meningkatkan potensi kambuhnya asam urat.

6. Diet dan Menurunkan Berat Badan

Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan beberapa kilogram saja dapat mengurangi jumlah asam urat dalam darah Anda, yang berarti lebih sedikit kambuhnya asam urat. Berat badan yang lebih sedikit juga dapat mengurangi tekanan pada persendian Anda.

7. Olahraga

Meningkatkan tingkat aktivitas Anda membantu menurunkan berat badan dan mengurangi risiko kondisi seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, yang umum terjadi pada penderita asam urat. Tentu saja, Anda sebaiknya tidak berolahraga saat mengalami asam urat yang kambuh.

Baca Juga: Seperti Apa Rasanya Sakit Asam Urat? Yuk Kenali Cirinya Agar Segera Diobati

8. Mengurangi Stres

Stres memang bukan penyebab langsung asam urat, tetapi dapat memperburuk gejala asam urat dan meningkatkan risiko serangan asam urat. Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, yang dapat menyebabkan tubuh menahan purin. Purin adalah zat yang dipecah menjadi asam urat dalam tubuh.

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life14 Juni 2024, 07:00 WIB

11 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna

Kunci utama adalah menemukan rutinitas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda.
Ilustrasi. Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna (Sumber : Pexels/MikhailNilov)
Food & Travel14 Juni 2024, 06:00 WIB

5 Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah!

Penderita kolesterol sebaiknya memilih makanan yang tinggi serat seperti oats, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk membantu mengurangi kolesterol.
Ilustrasi. Ilustrasi. Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah! (Sumber : Pexels/RFStudio)
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)