Dari Desa 3T Sukabumi Menuju Mahasiswa Terbaik Kementan RI

Sukabumiupdate.com
Minggu 04 Jan 2026, 15:35 WIB
Dari Desa 3T Sukabumi Menuju Mahasiswa Terbaik Kementan RI

Sandi Hermansyah, Sekolah Kedinasan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Bogor. (Sumber: dok sandihermansyah)

Penulis: Sandi Hermansyah, warga Kabupaten Sukabumi

Ini merupakan catatan pribadi saya, Sandi Hermansyah warga Kampung Pasirbentik, RT 01/01 Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang kini tengah berjuang untuk kemajuan pertanian di Indonesia. Saat ini saya tengah menjalani masa perkuliahan Sekolah Kedinasan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Bogor.

Catatan ini ditulis bukan untuk sok-sok-an, banga-banga-an, apalagi menyombongkan. Sekedar berbagi pengalaman berjuang, untuk mendorong lebih banyak anak muda khususnya dari sukabumi agar tetap menjaga dan mewujudkan mimpi sekuat tenaga.

Saya terlahir dari keluarga sederhana sejak kecil. Tak sedikit orang yang meremehkan masa depan saya hanya karena latar belakang ekonomi keluarga yang kurang mampu. Tapi tahukah? Kata-kata yang mereka lontarkan bukan jadi penghalang, melainkan pondasi terkuat yang membuat saya semakin bersemangat untuk maju!

Baca Juga: Dari Citoe ke Asia Tenggara, Jejak Muhamad Alfiana Harumkan Sukabumi Lewat Hoki

Perjalanan pendidikan saya tak pernah mudah tapi selalu penuh makna:

- SD di MI Pasibentik saya aktif berpetisi dan belajar dasar-dasar kehidupan yang kuat

- SMP di MTs. Nurul Huda – saya meraih prestasi di bidang Pramuka hingga tingkat kabupaten dan provinsi Jawa Barat

- SMA di SMKN 1 Bojonggentengbukan hanya fokus belajar, saya juga aktif di berbagai ajang prestasi: Paskibraka, Duta Hukum dan HAM Jawa Barat, Duta Anti Narkoba, bahkan saya menjabat sebagai Ketua OSIS tingkat Kabupaten Sukabumi

Setelah lulus SMK, impian saya melanjutkan kuliah hampir sirna karena keterbatasan ekonomi. Meski ada tawaran beasiswa di universitas swasta di Sukabumi, namun tidak mencakup semua biaya. Tanpa patah semangat, saya memutuskan untuk bekerja terlebih dahulumenjadi staf di perusahaan F&B di Jakarta sambil saya terus mencari informasi tentang sekolah kedinasan.

Baca Juga: Picu Bencana, Warga Jampangtengah Sukabumi Minta Pemerintah Tertibkan Tambang

Setelah 9 bulan bekerja dan bersiap dengan sungguh-sungguh, saya mengikuti seleksi masuk Sekolah Kedinasan Kementerian Pertanian Republik Indonesia – Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor). Persiapan saya dari administrasi, tes psikotes, CAT, hingga tes fisik dan kesehatan saya jalani dengan penuh tekad, walau saya harus berjuang bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia melalui jalur kawasan strategis 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar).

Alhamdulillah, saya dinyatakan lolos! Pada tanggal 10 Agustus 2025, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan dan memulai babak baru di Polbangtan Bogor. Selama 4 bulan, proses orientasi pendidikan karakter dan pengetahuan bela negara saya jalani dengan sepenuh hati. Dan pada tanggal 7 Desember 2025 yang lalu, saya resmi dikukuhkan sebagai mahasiswa barubahkan lebih dari itu, saya dianugerahi predikat mahasiswa terbaik putra tahun 2025, dari Kabupaten Sukabumi!

Rasa haru, bangga, dan tidak percaya menyelimuti diri saya. Melihat rekan-rekan sekelas yang berasal dari kota-kota besar dengan latar belakang luar biasa, saya sering bertanya-tanya "Apakah saya pantas berada di sini?". Tapi saya selalu ingathanya menjadi diri saya sendiri, tidak pernah mengeluh, dan selalu optimis menggali potensi diri saya adalah kunci yang saya bawa setiap hari.

Baca Juga: 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI, Anak Muda Lebih Nyaman Ngobrol dengan Robot

Saya tahu bahwa semua pencapaian ini tidak lepas dari doa dan doa yang tak pernah putus dari kedua orang tua saya. Ayah saya yang selalu bekerja keras sebagai buruh di Jakarta, meski lelah tapi tak pernah mengeluh, selalu berdoa agar saya bisa meraih impian. Ibu saya yang sebagai ibu rumah tangga, setiap pagi dan malam selalu mendoakan kebaikan untuk sayadari saat saya pergi sekolah hingga saat saya berjuang di Jakarta dan mengikuti seleksi Polbangtan. Doa mereka adalah kekuatan tersembunyi yang membawa saya sampai di sini!

Ini bukan akhir dari perjalanan saya, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar! Selama 4 tahun pendidikan mendatang, saya berkomitmen untuk terus berkembang dan nantinya saya bisa memberikan dampak nyata serta bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya untuk daerah kelahiran saya di Kabupaten Sukabumisebagai wujud balas budi atas doa dan pengorbanan orang tua saya!

Terima kasih atas dukungan saya ucapkan kepada @kementerianpertanian; @polbangtan_bogor; @pemkabsukabumi; @dinaspertanian_kabsukabumi; @kecbojonggenteng; @smkn1bojonggenteng.

Baca Juga: Wisata Kampung Melon Sukabumi, Mengenal Cucumis Melo dari Berbagai Negara

Dan khususnya untuk kedua orang tua saya – Ayah dan Ibu, terima kasih telah mencurahkan cinta, pengorbanan, dan doa yang tak terhitung jumlahnya. Saya janji akan selalu menjaga nama baik keluarga dan membuat kalian bangga!

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini