SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan maut di Jalan Nasional Sukabumi - Cianjur, tepatnya di Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jumat 13 Februari 2026) sekitar pukul 16.00 WIB, menyebabkan seorang remaja meninggal dunia. Insiden lalu lintas tersebut melibatkan dua sepeda motor dan dua kendaraan truk.
Kanit Gakkum Polres Sukabumi Kota menjelaskan, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang dikendarai IS (35 tahun), warga Kebonpedes, berboncengan dengan ANW (23 tahun), warga Citamiang, melaju dari arah Sukalarang menuju Sukaraja. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara mencoba mendahului kendaraan didepannya.
Momen bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario nomor polisi F-6107-CS yang dikendarai SR (18 tahun), warga Gegerbitung, berboncengan dengan MFH (16 tahun). “Dikarenakan jarak yang terlalu dekat sehingga terjadinya tabrakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Kondisi 840 Km Jalan Provinsi di Sukabumi, Mahasiswa Sorot Kinerja BMPR Jabar
Benturan keras membuat kedua sepeda motor terjatuh memicu kecelakaan lanjutan. Honda Beat yang dikendarai IS terpental dan mengenai truk Mitsubishi Gas LPG nomor polisi F-8507-OS yang dikemudikan IW (51), warga Sukalarang, yang datang dari arah Sukalarang menuju Sukaraja.
Sementara itu, pengendara Honda Vario turut terseret dan membentur truk Mitsubishi 125 PS tangki air nomor polisi A-8313-AD yang dikemudikan AF (22), warga Gegerbitung, yang melaju dari arah Sukaraja menuju Sukalarang.
Akibat kejadian tersebut, SR (18) meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Penumpangnya, MFH (16), mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Baca Juga: Pembangunan SMAN Cibitung Sukabumi Terhenti, Proyek Rp6,5 Miliar Disdik Jabar
Sementara itu, IS (35) dan ANW (23) juga mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kendaraan yang terlibat guna proses penyelidikan lebih lanjut.





