5 Jenis Makanan Tinggi Purin Ini Tak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Cek Alasannya

Selasa 11 Juni 2024, 15:30 WIB
Ilustrasi. Makanan tinggi purin. Peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di sendi, yang pada akhirnya menyebabkan serangan asam urat. (Sumber : Pexels/MalidateVan)

Ilustrasi. Makanan tinggi purin. Peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di sendi, yang pada akhirnya menyebabkan serangan asam urat. (Sumber : Pexels/MalidateVan)

SUKABUMIUPDATE.com - Penderita asam urat perlu menghindari makanan tinggi purin untuk mencegah peningkatan kadar asam urat dalam darah yang dapat memicu serangan.

Makanan tinggi purin tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat karena purin adalah senyawa alami yang ditemukan dalam banyak makanan. Ketika purin dicerna, tubuh memecahnya menjadi asam urat.

Berikut daftar makanan tinggi purin yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat:

Makanan Tinggi Purin yang Sebaiknya Tidak Boleh Dimakan oleh Penderita Asam Urat 

1. Daging dan Jeroan

Jeroan:

  • Hati
  • Ginjal
  • Otak
  • Limpa

Daging Merah:

  • Daging sapi
  • Daging kambing
  • Daging babi

Daging Unggas Tertentu:

  • Kalkun
  • Angsa

2. Ikan dan Makanan Laut

Ikan dengan Kandungan Purin Tinggi:

  • Sarden
  • Ikan teri
  • Makarel
  • Herring

Makanan Laut:

  • Kerang
  • Tiram
  • Kepiting
  • Udang
  • Lobster

Ikan Asin:

  • Ikan asin
  • Ikan kering lainnya

3. Sayuran dan Kacang-Kacangan

Sayuran dengan Kandungan Purin Tinggi:

  • Bayam
  • Asparagus
  • Kembang kol
  • Jamur
  • Kacang polong

Kacang-Kacangan (dalam jumlah besar):

  • Lentil
  • Buncis

Olahan dan Makanan Tertentu

Daging Olahan:

  • Sosis
  • Hot dog
  • Daging asap

Makanan Kalengan:

  • Ikan kalengan (misalnya sarden, tuna dalam minyak)

4. Makanan Berlemak Tinggi: Lemak dapat menghambat pembuangan asam urat dari tubuh.

5. Makanan Tinggi Fruktosa: Sirup jagung tinggi fruktosa, minuman energi, minuman bersoda, dan makanan yang mengandung banyak fruktosa.

Baca Juga: 2 Tahun Penuh Tanpa Sufor, Ini 9 Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu & Bayi!

Alasan Makanan Tinggi Purin Tidak Boleh Dimakan oleh Penderita Asam Urat 

Peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di sendi, yang pada akhirnya menyebabkan serangan asam urat. Berikut alasan lebih rinci mengapa makanan tinggi purin harus dihindari oleh penderita asam urat:

1. Peningkatan Kadar Asam Urat

  • Metabolisme Purin

Ketika makanan tinggi purin dikonsumsi, tubuh memetabolisme purin menjadi asam urat. Konsumsi berlebihan makanan ini dapat menyebabkan peningkatan tajam kadar asam urat dalam darah.

  • Produksi Asam Urat Berlebih

Tubuh yang memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak dapat mengeluarkan cukup asam urat melalui urin dapat mengalami hiperurisemia, kondisi yang meningkatkan risiko serangan asam urat.

2. Pembentukan Kristal Asam Urat

  • Kristalisasi Asam Urat

Asam urat yang berlebihan dapat mengkristal di sendi, terutama di jempol kaki, lutut, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan. Kristal-kristal ini menyebabkan peradangan dan nyeri yang sangat menyakitkan.

  • Peradangan Sendi

Kristal asam urat yang terbentuk di sendi dapat memicu reaksi inflamasi yang kuat, menyebabkan bengkak, kemerahan, dan nyeri intens.

3. Serangan Asam Urat

  • Nyeri dan Ketidaknyamanan

Serangan asam urat sering kali sangat menyakitkan dan dapat membatasi mobilitas penderita, mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • Frekuensi Serangan

Mengonsumsi makanan tinggi purin secara rutin dapat meningkatkan frekuensi serangan asam urat, memperburuk kondisi penderita.

4. Risiko Jangka Panjang

  • Kerusakan Sendi

Jika tidak diatasi, serangan asam urat berulang dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen dan deformitas.

  • Komplikasi Kesehatan

Asam urat tinggi juga dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan lain, seperti batu ginjal dan penyakit ginjal kronis.

Baca Juga: 7 Kategori Bahasa Tubuh Anak yang Mengalami Stres, Gerak-geriknya Beda!

Manajemen Diet Rendah Purin untuk Penderita Asam Urat

  • Pilih Makanan Rendah Purin

Konsumsi makanan yang rendah purin seperti sayuran hijau, buah-buahan rendah purin, biji-bijian utuh, dan protein nabati.

  • Minum Banyak Air

Mengonsumsi banyak air membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urin.

  • Hindari Alkohol dan Minuman Manis

Batasi konsumsi alkohol dan minuman manis yang dapat meningkatkan kadar asam urat.

  • Konsumsi Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu rendah lemak dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah.

  • Pertimbangkan Suplemen Vitamin C

Vitamin C dapat membantu mengurangi kadar asam urat, tetapi selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai suplemen baru.

Baca Juga: Bebas Asam Urat Tanpa Obat, Ini 6 Cara Alami Mengelola Gejalanya di Rumah

Dengan memahami dan menghindari makanan tinggi purin, penderita asam urat dapat mengelola kondisi mereka dengan lebih baik dan mengurangi risiko serangan asam urat yang menyakitkan.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)