Lebih dari tiga tahun, Meti Aryanti (43) bersama dua anaknya bertahan hidup di sebuah bangunan musala yang berdampingan dengan fasilitas MCK di Kota Sukabumi. Kondisi itu terjadi setelah rumah tangganya hancur akibat dugaan KDRT dan ia ditinggalkan suaminya.
Kini, Meti hanya mengandalkan pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah segala keterbatasan, harapannya sederhana: memiliki tempat tinggal yang layak untuk membesarkan kedua anaknya.