Kader Golkar Makin Solid Dukung Asep Japar Jadi Calon Bupati Sukabumi di Pilkada 2024

Senin 08 Juli 2024, 20:41 WIB
Momen Asep Japar bersama pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

Momen Asep Japar bersama pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Kader Partai Golkar di Kabupaten Sukabumi disebut semakin solid mendukung Asep Japar (Asjap) sebagai Calon Bupati Sukabumi di Pilkada 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Deni Gunawan usai acara pendidikan politik dan konsolidasi partai di Dapil 1 Palabuhanratu Senin (8/7/2024). Bahkan dalam acara tersebut, digelar deklarasi Dapil 1 untuk pemenangan Asep Japar.

"Tidak ada lagi alasan para kader Golkar di Kabupaten Sukabumi tidak mengusung Pak Asep Japar pada pilkada mendatang. Beliau adalah satu-satunya calon yang telah menempuh semua mekanisme partai. Termasuk mendukung penuh kemenangan 10 kursi partai Golkar di parlemen," kata Deni.

Baca Juga: Di Depan Asep Japar, Kader DPD Golkar Siap Bersatu Menangkan Pilbup Sukabumi 2024

Menurut Deni, peran serta Asep Japar sebagai bakal calon Bupati Sukabumi dari Partai Golkar juga ditunjukan dengan keberanian melakukan deklarasi pemenangan duet Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden kemarin. Hal ini menjadi satu dari sekian alasan dirinya dan kader lain harus mendukungnya.

"Saya merasa bangga atas kemenangan 10 kursi dan pilpres kemarin. Artinya di legislator Golkar memimpin. Sudah saatnya, pada Pilkada kita juga menjadi pemenang. Tentu peran saudara kita Asep Japar sangat besar," ujarnya.

Di tempat yang sama, Asep Japar merasa bangga atas dukungan dari para kader DPD Golkar Kabupaten Sukabumi di berbagai Dapil.

"Ada rasa haru dan bangga, saat kami bertemu kader Golkar di berbagai daerah di kabupaten Sukabumi tercinta ini. Terutama dukungan dan kepercayaan yang begitu besar yang tentu ini adalah amanah dari kader untuk saya perjuangankan" ungkap Bendahara Badan Saksi Nasional Partai Golkar DPD Kabupaten Sukabumi itu.

Asep Japar juga mengakui jika partai Golkar adalah rumah politik dirinya. Bukan tanpa alasan, mantan kepala dinas PU ini mengaku jika dirinya dulu masuk menjadi ASN atas rekomendasi partai Golkar.

"Golkar bagi saya dan keluarga bukanlah partai asing. Karena saya dibesarkan partai ini dulu sebelum ASN dinyatakan dilarang untuk ikut dalam politik praktis. Sekarang berikan saya kesempatan untuk berterima kasih dengan ikut pada pilkada melalui rumah kebanggaan kita bersama," tandasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi20 Juli 2024, 22:33 WIB

Sempat Terserempet Motor, Surtini Korban Tewas Tabrak Lari Mobil di Sukabumi

Euis membiarkan Surtini karena belum mengetahui kondisi kepribadiannya.
Euis Julaeha (54 tahun), ketua RT tempat Surtini (62 tahun) menjadi korban tabrak lari mobil di Kampung Ciutara RT 16/07 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ibnu Sanubari
Arena20 Juli 2024, 21:07 WIB

Pertama di Asia, Atlet Asal Sukabumi Berhasil Lakukan 10 Kali Juggling Bola di Udara

Fikri terbang dengan ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
Muhammad Fikri Sirath saat melakukan juggling bola di udara. | Foto: Muhammad Fikri Sirath
Life20 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mengetahui Karakter Seseorang, Perhatikan Bagaimana Dia Mengelola Uang

Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten.
Ilustrasi. Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten. (Sumber : pixabay.com/@SzilárdSzabó)
Sukabumi20 Juli 2024, 20:20 WIB

Polisi Selidiki Temuan Limbah Sampel Darah di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal sampel darah.
Polisi di lokasi penemuan limbah tabung sampel darah di Jalan Kompa-Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film20 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Rekomendasi Anime Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan
Reincarnated as a Sword - Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan (Sumber : imdb.com).
Life20 Juli 2024, 19:00 WIB

Kamu Merasa Sulit Sukses? Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penghambatnya

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Ilustrasi - Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif. (Sumber : unsplash.com/@Joshua Rawson-Harris)
Life20 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Sebelum Memulai Aktivitas Bekerja, Yuk Amalkan Agar Rezeki Lancar Juga Berkah

Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi.
Ilustrasi berdoa. Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi. | (Sumber : Freepik.com)
DPRD Kab. Sukabumi20 Juli 2024, 17:12 WIB

DPRD Terima Studi Banding Mahasiswa UMMI, Bahas Kelembagaan dan Dinamika Politik

Badri berharap dengan studi banding ini mahasiswa bisa berperan aktif dalam politik.
DPRD Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan studi banding mahasiswa UMMI di Ruang Bamus DPRD, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (19/7/2024). | Foto: Istimewa
Musik20 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Lagu Teman Biasa dari Band Sukabumi Single Season, “Terjebak Friendzone”

Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone.
Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi20 Juli 2024, 16:54 WIB

Pernah 1 Ton Per Bulan, Wanita Sukabumi Jual Daun Pandan dari Tegalbuleud

Pengolahannya dilakukan setelah duri daun pandan dibuang.
Nining Maryani (60 tahun), wanita asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, memanfaatkan daun pandan untuk bahan kerajinan. | Foto: SU/Ragil Gilang