SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University (NPU) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-15 Tahun Akademik 2025/2026 dengan dua agenda utama: wisuda ratusan lulusan dan mengukuhkan guru besar pertama yang lahir dari kampus di Sukabumi.
Rektor Nusa Putra University (NPU), Dr. Kurniawan, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pada wisuda kali ini kampus meluluskan 451 mahasiswa, terdiri dari 10 lulusan Program Magister dan 441 lulusan Program Sarjana. Selain itu, sidang senat juga menjadi momentum pengukuhan Deden Witarsyah sebagai Guru Besar dalam bidang Data Mining dan Ilmu Komputer.
Rektor menyebut, momen tersebut mempertemukan dua arus besar kehidupan kampus, yakni lahirnya generasi baru yang siap melangkah ke masa depan dan peneguhan fondasi keilmuan melalui pengukuhan profesor. “Hari ini, Nusa Putra mempertemukan dua arus besar kehidupan: yaitu arus generasi baru yang siap melangkah menuju masa depan, yang bertemu dengan arus peneguhan fondasi ilmu yang akan menjaga arah peradaban melalui pengukuhan guru besar,” ujarnya.
Mengusung tema Excellence in Action, Dr. Kurniawan menegaskan bahwa keunggulan tidak boleh berhenti pada gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia memaparkan sejumlah capaian institusi, di antaranya raihan Akreditasi Unggul institusi dari BAN-PT pada 2025, serta berbagai program studi yang telah mengantongi akreditasi internasional.
Baca Juga: RAT 2025, Kopkar PT Muara Tunggal Sukabumi Catat Kenaikan SHU 44 Persen
Tak hanya itu, dalam pemeringkatan QS Ranking 2026, Nusa Putra masuk jajaran 51 besar universitas terbaik di Indonesia, 10 terbaik di Jawa Barat, serta lima perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Barat. Di bidang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), NPU juga masuk 10 besar nasional, khususnya pada kategori pengentasan kemiskinan dan penghapusan ketidaksetaraan.
Prestasi lainnya, NPU meraih peringkat 2 nasional sebagai kampus swasta dengan kinerja perguruan tinggi terbaik tahun 2024–2025 pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025. Kampus ini juga terus membuka program studi baru dari jenjang S1, S2 hingga S3 sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Terkait pengukuhan guru besar, Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar prestasi personal, melainkan peneguhan marwah keilmuan institusi. “Pengukuhan Prof. Deden Witarsyah sebagai Guru Besar Universitas Nusa Putra hari ini tentunya bukan sekadar pencapaian personal dalam jenjang akademik tertinggi, melainkan peneguhan marwah keilmuan institusi yang tumbuh dari tanah Sukabumi dan kini berbicara dalam lanskap nasional maupun global,” kata dia.
Menurutnya, kepakaran Prof. Deden dalam bidang data mining dan ilmu komputer menjadi fondasi penting dalam pengembangan ilmu berbasis teknologi di era kecerdasan buatan dan transformasi digital. Ia menambahkan, guru besar bukan hanya simbol otoritas akademik, tetapi juga penjaga integritas ilmu dan pengarah peradaban intelektual.
Di hadapan para orang tua dan wali wisudawan, Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Nusa Putra. Ia menekankan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan buah dari doa dan pengorbanan keluarga.
Baca Juga: Dewan Jabar Muhammad Jaenudin: Wirausaha Kunci Kemandirian Ekonomi
Kepada para wisudawan, Kurniawan berpesan agar menjadikan ijazah sebagai amanah dan menjaga nama baik almamater. Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai Trilogi Nusa Putra: cinta kasih Ilahiyah, cinta kasih orang tua, dan cinta kasih sesama manusia.
“Kami memohon doa dari semua pihak agar Universitas Nusa Putra terus tumbuh menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, bereputasi internasional, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban, dari Sukabumi, untuk Indonesia, dan untuk dunia,” tutup Dr. Kurniawan.






