ABG Cantik Ditemukan Tewas Tergantung di Curugkembar Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Sabtu 14 Feb 2026, 21:23 WIB
ABG Cantik Ditemukan Tewas Tergantung di Curugkembar Sukabumi

Seorang remaja perempuan ditemukan tewas tergantung dirumahnya di Curugkembar, Kabupaten Sukabumi | Foto : Dok. warga

SUKABUMIUPDATE.com – Warga Kampung Rawa Bungur RT 003/003, Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan peristiwa tragis. Seorang remaja perempuan berinisial F (19 tahun), ditemukan meninggal dunia dengan keadaan tergantung di dalam rumahnya, Jumat (13/2/2026)

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman korban, tepatnya di bagian ruang tengah menuju ruang makan (dapur). Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain sarung yang diikatkan pada kayu loster ditas pintu antara ruang tamu dan ruang makan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban masih terlihat pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB saat berbelanja keperluan memasak. Korban diketahui menempati rumah ibunya seorang diri. Ibunya telah bekerja di luar negeri sebagai buruh migran Indonesia selama kurang lebih delapan bulan, sementara ayahnya juga bekerja di luar negeri. Kedua orang tuanya diketahui telah berpisah.

Kecurigaan muncul pada sore hari ketika rumah korban terlihat sepi dengan tirai jendela tertutup. Uwak korban kemudian menghubungi pamannya yang berada di Sagaranten untuk menanyakan keberadaan F. Namun, sang paman menyampaikan bahwa korban tidak berada di rumahnya. Upaya menghubungi korban melalui telepon seluler pun tidak mendapat respons.

Baca Juga: Hadapi Lebaran 2026, Tol Bocimi Seksi 3 Berpeluang Fungsional Terbatas Sampai Nagrak

Menjelang waktu Magrib, uwak korban kembali menghubungi paman dan melaporkan bahwa sepeda motor milik F terlihat berada di dalam rumah setelah diintip melalui kaca jendela. Sementara seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Atas saran paman, warga kemudian mencongkel jendela kamar ibunya bagian samping kanan, untuk memastikan kondisi di dalam rumah.

Setelah jendela berhasil dibuka, tetangga bersama uwa korban masuk ke dalam rumah. Pada pukul 19.30 WIB, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan kain sarung yang terikat di palang pintu.

Mengetahui kejadian tersebut, uwak korban berteriak histeris hingga warga sekitar berdatangan ke lokasi. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Curugkembar.

Salah seorang perangkat Desa Bojongtugu membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, korban tinggal seorang diri di rumah ibunya, tidak memiliki kakak maupun adik, serta belum menikah. Korban dikenal aktif dan memiliki banyak teman di lingkungan sekitarnya.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Curugkembar Aipda Cecep Pendi R mengungkapkan saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung. Pada tubuh korban ditemukan bekas jeratan di bagian leher dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain.

Pihak keluarga menolak dilakukan Visum et Repertum maupun autopsi dan menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah dan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi.

Baca Juga: Tottenham Hotspurs Menunjuk Igor Tudor Sebagai Pelatih Interim Hingga Akhir Musim

Korban dimakamkan pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB di TPU Rawa Bungur. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan mengundang duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat setempat.

Catatan Redaksi:
Bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan kepada keluarga terdekat, tenaga kesehatan, atau layanan konseling profesional di fasilitas kesehatan terdekat. Anda tidak sendiri, dan bantuan selalu tersedia.

Berita Terkait
Berita Terkini