Akhirnya, Jembatan Ciheulang Lima Sukabumi Mulai Dibangun, Asjap: Tahun Ini Rampung

Rabu 12 Agustus 2020, 04:55 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Pembangunan Jembatan Ciheulang V, tepatnya di Kampung Ciheulang Hilir, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi akhirnya dimulai. Pembangunan dimulai dengan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, menuturkan, meskipun ditengah pandemi Covid 19 tetapi dapat melaksanakan pembangunan jembatan penghubung dua desa ini, yakni Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak dengan Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak.

BACA JUGA: DPU Kabupaten Sukabumi Segera Bangun Jembatan Ciheulang Lima Cibadak

"Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul, bersilaturahmi di acara peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ciheulang Lima," kata Asep Japar dalam sambutannya, Rabu (12/8/2020).

Ia menjelaskan Jembatan Ciheulang Lima ini dibangun pada 1977 dan usianya sudah 43 tahun. Tetapi kondisinya memang sudah menghawatirkan akibat tergerus air sungai beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: Diperbaiki 2020, Perbaikan Jembatan Ciheulang Sukabumi Butuh Rp 1,3 Miliar

"Berkat pak Bupati Sukabumi jembatan ini bisa terbangun, karena sebagian anggaran direcofusing untuk penanggulangan Covid 19. Pak bupati mempertahankan agar jembatan terbangun, apalagi jalan jembatan merupakan alternatif yang sering dilalui baik roda dua maupun roda empat," paparnya.

Pria yang akrab disapa Asjap ini menjelaskan, pembangunan jembatan akan dilaksanakan sesuai dengan target yaitu 140 hari. Ia berharap pembangunan dapat didukung dari semua pihak termasuk tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

BACA JUGA: BPBD Kabupaten Sukabumi: Jembatan Ciheulang Bakal Diperbaiki 2020

"Tentunya demi kelancaran pembangunan, maka jangan sampai ada kendala apapun. Mudah-mudahan pembangunan dapat tepat waktu, sehingga tahun ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat," tandasnya.

Sementara itu Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengajak masyarakat ikut mengawasi pembangunan jembatan ini. Apabila ada yang melihat dalam prosesnya tidak benar atau spacenya tidak sesuai, maka dipersilahkan untuk menyampaikan kepada pengawas supaya pembangunan bermanfaat.

"Jembatan ini merupakan jalan alternatif dan mobilitasnya tinggi sehingga perlu dibangun dengan baik. Kemudian diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, karena daerah ini berpotensi. Salah satunya menjadi obek perfileman," ungkapnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life14 Juni 2024, 07:00 WIB

11 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna

Kunci utama adalah menemukan rutinitas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda.
Ilustrasi. Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna (Sumber : Pexels/MikhailNilov)
Food & Travel14 Juni 2024, 06:00 WIB

5 Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah!

Penderita kolesterol sebaiknya memilih makanan yang tinggi serat seperti oats, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk membantu mengurangi kolesterol.
Ilustrasi. Ilustrasi. Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah! (Sumber : Pexels/RFStudio)
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)