SUKABUMIUPDATE.com - Melupakan seseorang yang pernah berarti dalam hidup bukanlah hal mudah. Perpisahan, cinta yang tak terbalas, atau hubungan yang harus berakhir sering meninggalkan luka emosional yang dalam.
Rasa sedih, kecewa, bahkan marah bisa muncul bersamaan dan membuat proses move on terasa sangat berat. Meski demikian, melupakan seseorang bukan hal yang mustahil, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan penuh kesadaran.
Setiap orang memiliki waktu dan cara yang berbeda untuk move on. Tidak ada proses yang instan, namun langkah-langkah kecil yang konsisten dapat membantu Anda perlahan bangkit dan membuka lembaran hidup baru yang lebih sehat.
Baca Juga: Ini Pekerjaan Baru Erik Ten Hag setelah Dipecat Bayern Leverkusen
Cara Melupakan Seseorang Dengan Mudah
1. Terima Kenyataan dengan Jujur
Langkah pertama untuk melupakan seseorang adalah menerima bahwa hubungan tersebut memang telah berakhir. Penolakan terhadap kenyataan hanya akan membuat luka semakin dalam. Akui bahwa Anda sedang terluka, tetapi yakinkan diri bahwa rasa sakit ini tidak akan bertahan selamanya.
2. Biarkan Emosi Mengalir
Sedih, marah, kecewa, atau bingung adalah reaksi yang wajar setelah kehilangan seseorang. Jangan memaksa diri untuk “baik-baik saja” terlalu cepat. Memberi ruang pada emosi justru membantu proses penyembuhan berjalan lebih alami.
3. Tuangkan Perasaan Lewat Tulisan
Menulis jurnal dapat menjadi cara aman untuk meluapkan isi hati. Tuliskan apa pun yang Anda rasakan tanpa perlu menyaring kata-kata. Aktivitas ini membantu pikiran lebih jernih dan emosi tidak menumpuk di dalam diri.
4. Kurangi Paparan Kenangan
Kenangan sering menjadi pemicu utama sulitnya move on. Menghapus foto, menyimpan barang pemberian, atau membisukan media sosialnya bukan berarti kekanak-kanakan, melainkan bentuk perlindungan diri agar Anda bisa fokus pada pemulihan.
5. Batasi Kontak Sementara
Terus berkomunikasi dengan orang yang ingin dilupakan hanya akan memperpanjang rasa sakit. Memberi jarak bukan berarti membenci, tetapi memberi waktu pada diri sendiri untuk sembuh tanpa gangguan emosi yang berulang.
Baca Juga: Lowongan PPPK Kementerian HAM: 500 Formasi, Pendaftaran Hingga 23 Januari 2026
6. Prioritaskan Waktu untuk Diri Sendiri
Patah hati menguras energi mental dan fisik. Istirahat yang cukup, makan teratur, dan tidur berkualitas adalah fondasi penting agar tubuh dan pikiran kembali seimbang. Jangan ragu mengambil jeda dari rutinitas jika memang dibutuhkan.
7. Dekatkan Diri dengan Orang Terpercaya
Dukungan dari keluarga atau sahabat sangat membantu di masa sulit. Berbagi cerita membuat Anda merasa tidak sendirian dan mengurangi beban emosional yang dipendam sendiri.
8. Temukan Aktivitas atau Hobi Baru
Mengisi waktu dengan hal-hal yang Anda sukai membantu mengalihkan fokus dari rasa kehilangan. Olahraga, traveling, memasak, atau belajar keterampilan baru dapat menghadirkan kembali rasa berharga dan semangat hidup.
9. Fokus pada Pengembangan Diri
Gunakan masa ini untuk mengenal diri lebih dalam. Rawat diri, tetapkan tujuan baru, dan bangun kembali kepercayaan diri. Putus cinta bukan akhir segalanya, melainkan awal dari pertumbuhan pribadi.
10. Cari Bantuan Profesional Jika Perlu
Jika rasa sedih tak kunjung membaik selama berbulan-bulan, disertai gangguan tidur, hilang minat hidup, atau pikiran menyakiti diri, segera cari bantuan psikolog. Meminta bantuan bukan tanda kelemahan, tetapi bentuk kepedulian pada diri sendiri.
Baca Juga: Isu Kedekatan Jefri Nichol dan Jule Mencuat, Saling Follow hingga Diduga Bertemu di Bali
Melupakan seseorang adalah proses yang membutuhkan waktu, kesabaran, dan keberanian. Tidak apa-apa berjalan perlahan, selama Anda terus bergerak maju.
Dengan menerima kenyataan, merawat emosi, dan memprioritaskan diri sendiri, Anda akan sampai pada titik di mana luka tidak lagi mendominasi hidup. Dari sana, Anda bisa kembali membuka hati, bukan untuk masa lalu, tetapi untuk masa depan yang lebih baik.
Sumber: alodokter





