Jarang Pakai Kacamata? Waspada Risiko Lazy Eye pada Mata Minus

Sukabumiupdate.com
Rabu 07 Jan 2026, 16:00 WIB
Jarang Pakai Kacamata? Waspada Risiko Lazy Eye pada Mata Minus

Ilustrasi. Jarang Pakai Kacamata? Waspada Risiko Lazy Eye pada Mata Minus (Sumber : Pexels/AnnaShvets)

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang dengan mata minus memilih tidak memakai kacamata karena merasa masih bisa melihat, meski agak buram. Padahal, kebiasaan ini tidak boleh dianggap sepele. Mata minus yang tidak dikoreksi dengan kacamata berisiko memicu gangguan penglihatan yang dikenal sebagai lazy eye atau mata malas.

Apa Itu Lazy Eye?

Lazy eye adalah kondisi ketika salah satu mata tidak berkembang dengan baik, sehingga penglihatannya lebih lemah dibanding mata lainnya. Bukan karena mata rusak, tetapi karena otak lebih sering menggunakan mata yang lebih kuat dan mengabaikan mata yang lemah.

Baca Juga: Yuk, Rewatch! Ini 8 Film Doraemon The Movie Paling Populer dan Berkesan

Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi dampaknya bisa bertahan hingga dewasa jika tidak ditangani sejak dini.

Pada mata minus, penglihatan menjadi buram terutama saat melihat jauh. Jika seseorang jarang atau tidak memakai kacamata, mata yang penglihatannya lebih buram akan terus mengirim gambar yang tidak jelas ke otak. Lama-kelamaan, otak akan memilih mengandalkan mata yang lebih jelas.

Mata minus atau rabun jauh merupakan salah satu bentuk kesalahan refraksi yang membuat penglihatan jauh menjadi buram. Bila kondisi ini tidak dikoreksi dengan kacamata atau lensa yang sesuai, mata yang sering mengalami penglihatan kabur dapat memberi sinyal visual yang kurang optimal ke otak. Lama-kelamaan otak bisa lebih sering mengandalkan mata yang lebih baik, dan mata yang lemah menjadi semakin tidak terpakai secara efektif inilah yang dikenali sebagai lazy eye. 

Selain mata minus, perbedaan tajam penglihatan antara kedua mata, juling, atau gangguan penutup jalur cahaya di satu mata juga bisa menjadi faktor risiko amblyopia.

Baca Juga: Aturan Baru Penanganan Bencana di Daerah, Kepala BPBD Tak Lagi Dirangkap Sekda

Kenapa Harus Pakai Kacamata?

Memakai kacamata sesuai resep dokter mata membantu membuat penglihatan menjadi lebih jelas dan seimbang, sehingga mata tidak perlu bekerja terlalu keras. Selain itu, kacamata membantu otak menggunakan kedua mata secara bersamaan dan mengurangi risiko terjadinya mata malas (lazy eye), terutama pada anak-anak. Kacamata bukan membuat mata menjadi manja, melainkan membantu mata bekerja dengan benar sesuai fungsinya.

Pemeriksaan mata sebaiknya segera dilakukan jika penglihatan sering terasa kabur, sering memicingkan mata saat melihat jauh, mata cepat lelah atau disertai sakit kepala, serta pada anak yang sering mendekat ke televisi atau buku saat membaca dan menonton.

Jarang memakai kacamata saat memiliki mata minus memang terasa sepele, tetapi bisa berdampak pada kesehatan mata dalam jangka panjang. 

Baca Juga: Pisah Sambut Kapolresta, Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi Pererat Silaturahmi

Sumber: Berbagai Sumber

Berita Terkait
Berita Terkini