10 Orang Saksi Pembunuhan Vina dan Eky Cirebon Minta Perlindungan LPSK

Selasa 11 Juni 2024, 23:56 WIB
Konferensi Pers LPSK soal perlindungan saksi dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon | Foto : Tangkapan layat Youtube LPSK

Konferensi Pers LPSK soal perlindungan saksi dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon | Foto : Tangkapan layat Youtube LPSK

SUKABUMIUPDATE.com - Babak baru pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon, kini Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menerima permohonan perlindungan dari 10 orang saksi.

Ketua LPSK Brigjen Pol. Purn. Achmadi mengatakan, LPSK ikut menggali dan memberikan informasi guna kepentingan perlindungan saksi. Untuk hal itu ia pun mengatakan LPSK melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Barat, Polres Cirebon Kota, dan menemui keluarga korban serta beberapa pihak terkait.

"Hingga tanggal 10 Juni 2024, LPSK telah menerima permohonan perlindungan dari 10 orang yang berstatus hukum sebagai saksi dan keluarga korban," ujar Achmadi dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube LPSK, Selasa, (11/6/2024).

Achmadi mengatakan, tidak semua saksi dan keluarga korban mengajukan permohonan perlindungan karena mereka masih membutuhkan pertimbangan untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Menurut Achmadi, LPSK menemukan beberapa tantangan dalam menelaah permohonan perlindungan. Pertama, kasus pembunuhan Vina Cirebon ini terjadi 8 tahun lalu sehingga saksi dan keluarga korban sulit mengingat kembali fakta yang mereka ketahui.

Baca Juga: Eks Kabareskrim Susno Duadji Minta Ayah Eky di Kasus Vina Cirebon Buka Suara

Kedua, berkembang ragam pendapat, pandangan atau keterangan publik melalui media massa dan media sosial tentang kasus pembunuhan yang diangkat ke dalam film Vina, Sebelum 7 Hari. Tiga, beberapa saksi telah berpindah tempat tinggal.

Empat, pendalaman dan asesmen terhadap para pemohon memerlukan waktu, karena masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, proses rekontruksi, dan lain-lain. Lima, dalam perkembangannya para pemohon menyampaikan informasi atau keterangan yang berbeda-beda dan saling tidak berkesesuaian.

Mengenai bentuk perlindungan yang akan diberikan, LPSK bakal membantu saksi berupa hak prosedur, perlindungan fisik, bantuan medis dan psikologis.

Achmadi juga mengatakan, LPSK mendukung upaya Polri dalam pemeriksaan internal sejumlah anggota Polri yang bersentuhan dengan kasus pembunuhan Vina dan Eki tersebut sehingga diharapkan dapat membuat terang perkara bagi publik.

LPSK juga merekomendasikan penyidik agar memperkuat alat bukti lainnya untuk memenuhi hak korban dan keluarganya atas kebenaran, keadilan dan pemulihan.

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Keuangan24 Juni 2024, 21:12 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kecam Aksi Calo Klaim Program Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara tegas mengutuk praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial yang dilaksanakannya.
Ilustrasi praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial | Foto : Pixabay
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Contoh kultur jaringan anggrek dendrobium | Foto : Istimewa
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)