SUKABUMIUPDATE.com – Nama Nanik Sudaryati Deyang atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S. Deyang menjadi sorotan publik setelah Presiden RI Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pada 2 Juni 2026. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut.
Penunjukan tersebut menambah panjang perjalanan karier Nanik yang telah melintasi berbagai bidang, mulai dari dunia jurnalistik, politik, hingga pemerintahan.
Latar Belakang Pendidikan
Nanik S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Berdasarkan sejumlah sumber, ia merupakan alumnus Program Studi Biologi di Universitas Jenderal Soedirman. Selain itu, Nanik juga diketahui melanjutkan pendidikan pascasarjana di bidang kehutanan.
Baca Juga: Reformasi Birokrasi 90,3 Persen, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Bicara Kunci Dongkrak PAD
Latar belakang akademiknya yang berbasis ilmu pengetahuan alam menjadi salah satu fondasi dalam memahami isu pembangunan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat yang kemudian banyak mewarnai kiprahnya di ruang publik.
Mengawali Karier Sebagai Jurnalis
Sebelum dikenal sebagai politisi dan pejabat negara, Nanik mengawali karier profesionalnya sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Dari dunia jurnalistik inilah ia membangun reputasi sebagai jurnalis yang aktif mengangkat berbagai isu sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Perjalanan kariernya kemudian berkembang hingga dipercaya memimpin sejumlah media yang tergabung dalam Kelompok Media Peluang (KMP). Di bawah kelompok media tersebut, Nanik terlibat dalam pengelolaan berbagai media nasional, termasuk majalah dan tabloid yang menyasar segmen perempuan, gaya hidup, ekonomi, hingga politik.
Pengalaman panjang di dunia pers membuat Nanik dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik yang kuat serta jaringan luas di berbagai kalangan.
Baca Juga: DPMD Sukabumi Sambut Positif Program BRIN Goes to Villages, Dorong Desa Inovatif dan Mandiri
Terjun ke Dunia Politik
Setelah berkiprah cukup lama di dunia jurnalistik, Nanik mulai aktif dalam kegiatan politik nasional. Namanya semakin dikenal ketika bergabung dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019.
Saat itu, Nanik menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur. Perannya cukup menonjol dalam bidang komunikasi politik dan hubungan media selama masa kampanye.
Kedekatannya dengan Prabowo kemudian membuat namanya beberapa kali masuk dalam lingkaran tokoh yang dipercaya membantu berbagai agenda pemerintahan setelah Pilpres.
Kiprah di Pemerintahan dan BUMN
Karier Nanik terus menanjak setelah memasuki pemerintahan. Ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Selanjutnya, pada September 2025, Nanik diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Baca Juga: Kode Malaikat, Jatah Rp 100 Juta Tiap Jumat untuk Wamen Imipas dari Korupsi Izin Tinggal WNA
Selain itu, ia juga pernah dipercaya sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Jabatan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu figur yang memiliki pengalaman lintas sektor, baik di bidang media, politik, maupun tata kelola pemerintahan.
Di Badan Gizi Nasional, Nanik terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
Ditunjuk Menjadi Kepala BGN
Puncak karier Nanik di pemerintahan terjadi pada 2 Juni 2026 ketika Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Baca Juga: Kisah Pilu Keluarga Maulana, Menunggu Kepulangan Anak yang Hilang Hampir 4 Tahun
Penunjukan Nanik dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan nasional. Sebelumnya, Nanik telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN dan terlibat langsung dalam berbagai program lembaga tersebut.
Dengan latar belakang sebagai jurnalis senior, politisi, serta pejabat pemerintahan, Nanik S Deyang kini mengemban tanggung jawab besar untuk memastikan pelaksanaan program gizi nasional berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
Sumber: Berbagai Sumber





