Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang FIFA, Pendapatan Capai 15,2 Miliar Dolar AS

Sukabumiupdate.com
Selasa 21 Jul 2026, 19:57 WIB
Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang FIFA, Pendapatan Capai 15,2 Miliar Dolar AS

Donald Trump dan Gianni Infantino saat penyerahan trofi Piala Dunia 2026 untuk tim Spanyol setelah mengalahkan Argentina. (Sumber: web/en.as.com)

SUKABUMIUPDATE.com- Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir, Spanyol berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak tambahan waktu. Piala Dunia yang diikuti oleh 48 negara tersebut telah menyajikan 104 laga, banjir gol, dan banyak bintang bermunculan.

Dilansir dari diario.as, kabarnya FIFA mendapatkan $15,2 miliar dari semua pendapatan. Sebagian besar dana tersebut kini dialokasikan untuk memperkuat ekosistem sepak bola, dengan asosiasi sepak bola nasional menerima tambahan pendanaan yang cukup besar guna mendukung pengembangan olahraga di berbagai tingkat.

Baca Juga: Usai Demam Piala Dunia 2026, Liga Inggris 2026/2027 Siap Sajikan Persaingan Baru

Angka tersebut dua kali lipat pendapatan yang dihasilkan oleh Piala Dunia di Qatar pada 2022 lalu yang mendapatkan $7,6 miliar. Rusia 2018 menghasilkan sekitar $5,5 miliar, Brasil 2014 sekitar $4,7 miliar, dan Afrika Selatan 2010 sekitar $3,3 miliar. 

Dengan aturan 48 peserta dan menyajikan 104 pertandingan menjadi kunci utama banyaknya dana yang didapatkan oleh FIFA. Selain itu, Amerika Serikat menjadi negara yang memiliki fasilitas hiburan, pemasaran hingga berbagai jenis usaha. 

Harga tiket yang terbilang fantastis juga memiliki dampak bagi pemasukan FIFA. Meskipun tiket di tribun atas stadion dengan harga sekitar 11.700 dolar AS tetap diminati para penonton. Di sisi lain, pendapatan dari hak siar televisi mengalami lonjakan signifikan, diikuti peningkatan nilai kerja sama komersial serta kontrak sponsor yang semakin besar.

Baca Juga: Lionel Messi Buka Suara Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Singgung Rasa Sakit dan Beri Pesan Mengharukan

FIFA berhasil menggandeng hubungan baik antara Gianni Infantino dan Donald Trump, hal yang menjadi faktor utama perhelatan tersebut digelar di Amerika Serikat. Meski meraup untung yang fantastis, Piala Dunia 2026 lalu tetap mendapatkan sorotan setelah Donald Trump melakukan negosiasi pada Gianni Infantino untuk menangguhkan kartu merah Florian Balogun. 

Selain itu, muncul kontroversi mengenai kebijakan wasit dan adanya insiden bola mengenai kabel penyangga sistem spidercam. Hal tersebut menjadi banyak pemberitaan media yang lebih masif dalam melakukan kritik. 

Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina, Inggris Naik ke Empat Besar

Pada akhirnya sepak bola bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga industri bernilai tinggi. Dari sudut pandang FIFA, keberhasilan membukukan pendapatan mencapai 15,2 miliar dolar AS menjadi indikator paling nyata bahwa model bisnis dan format baru yang mereka terapkan telah memberikan hasil yang sangat sukses.

Sumber: diario.as

Berita Terkait
Berita Terkini