SUKABUMIUPDATE.com – Seorang pria yang mengurung diri di toilet sebuah minimarket di Jalan Lingkar Selatan, Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, membuat pegawai minimarket panik hingga meminta bantuan kepolisian, Minggu (19/7/2026) malam.
Peristiwa yang tengah viral di media sosial itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat karyawan minimarket hendak menutup toko. Pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut diketahui berada di dalam toilet selama hampir satu jam tanpa memberikan respons meski telah beberapa kali dipanggil.
Menerima laporan dari pegawai minimarket, anggota Polsek Warudoyong, Bripka Rahim, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
"Kejadiannya waktu piket Minggu sekira pukul 22.00 WIB kita dapat telepon dari pegawai Indomaret. Ada seorang pria masuk ke dalam toilet Indomaret. Karena mau tutup posisi Indomaret-nya, lalu pegawai memanggil pria tersebut tapi tidak ada tanggapan kurang lebih satu jam," kata Rahim kepada sukabumiupdate.com, Selasa (21/7/2026).
Setelah berkoordinasi dengan pihak minimarket, Rahim kembali mencoba membujuk pria tersebut agar keluar. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Karena khawatir terjadi hal yang membahayakan, ia akhirnya meminta izin kepada pihak minimarket untuk membuka paksa pintu toilet.
Baca Juga: MUI Jabar soal Boti Hunter: Kritik kepada Pemerintah agar Persoalan LGBT Tidak Dibiarkan
Saat pintu berhasil dibuka, Rahim menemukan pria tersebut dalam kondisi basah, masih mengenakan masker, serta membawa sejumlah barang, di antaranya makanan kucing yang berserakan di lantai toilet dan cairan alkohol. Petugas juga mendapati pria tersebut hanya mengenakan satu sepatu.
"Karena tidak ada jawaban juga, saya minta izin untuk dobrak pintu toilet tersebut. Pas dobrak, pria tersebut keadaan basah semua, memakai masker, memegang makanan kucing dihamburkan ke lantai toilet, membawa obat alkohol, terus memakai sepatu sebelah," ujarnya.
Alih-alih menggunakan tindakan represif, Bripka Rahim memilih pendekatan persuasif. Ia mengajak pria tersebut keluar secara baik-baik hingga akhirnya yang bersangkutan bersedia meninggalkan toilet.
"Lalu saya meminta pria tersebut untuk keluar dari toilet dengan cara humanis dan alhamdulillah pria tersebut mau keluar dan ternyata pria tersebut diduga ODGJ dan langsung pergi ke arah barat," ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengapresiasi langkah cepat dan pendekatan humanis yang dilakukan Bripka Rahim dalam menangani peristiwa tersebut.
Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan komitmen anggota Polri untuk selalu hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi apa pun.
"Apresiasi atas tindakan yang dilakukan, dan juga merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat tanpa melihat kasta, status dan golongan,” ucap Ade.















