DPMD Sukabumi Sambut Positif Program BRIN Goes to Villages, Dorong Desa Inovatif dan Mandiri

Sukabumiupdate.com
Kamis 04 Jun 2026, 18:13 WIB
DPMD Sukabumi Sambut Positif Program BRIN Goes to Villages, Dorong Desa Inovatif dan Mandiri

kegiatan “BRIN Goes to Villages: BRIN Menyapa Desa” yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menghadiri kegiatan “BRIN Goes to Villages: BRIN Menyapa Desa” yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Samsul Bahri hadir bersama Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah. Acara juga dihadiri Kepala BRIN, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), serta Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diwakili oleh deputi.

Program BRIN Goes to Villages merupakan upaya transformasi pembangunan desa melalui lima pilar inovasi guna mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. Kelima pilar tersebut meliputi Smart and Innovative Society, Smart Economy, Smart Governance, Smart Environment, dan Smart Heritage.

Baca Juga: Kode Malaikat, Jatah Rp 100 Juta Tiap Jumat untuk Wamen Imipas dari Korupsi Izin Tinggal WNA

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Ahmad Samsul Bahri menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan desa saat ini, khususnya dalam mendorong pemanfaatan potensi desa berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Ini merupakan program yang sangat bagus dan diharapkan ke depan dapat dilaksanakan di desa-desa di Kabupaten Sukabumi. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan kolaborasi dari berbagai stakeholder terkait,” ujar Ahmad Samsul Bahri kepada Sukabumiupdate.com.

Menurutnya, konsep yang diusung BRIN sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat kapasitas desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berbasis potensi lokal.

“Intinya bagaimana potensi yang ada di desa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia, dapat dikembangkan untuk menciptakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan BRIN melalui para penelitinya sehingga potensi desa bisa dikaji, dikembangkan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Kisah Pilu Keluarga Maulana, Menunggu Kepulangan Anak yang Hilang Hampir 4 Tahun

Dalam forum tersebut, BRIN mendorong implementasi lima pilar desa inovasi yang mencakup pengembangan masyarakat cerdas dan inovatif, penguatan ekonomi desa, tata kelola pemerintahan yang baik, pelestarian lingkungan hidup, serta pengembangan dan pelestarian kearifan lokal.

Kelima pilar tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi yang terus mendorong lahirnya desa-desa mandiri, berdaya saing, dan mampu mengoptimalkan potensi wilayahnya secara berkelanjutan.

Ahmad berharap ke depan Kabupaten Sukabumi dapat menjalin kerja sama lebih intensif dengan BRIN, terutama dalam pendampingan riset dan inovasi di tingkat desa sehingga berbagai potensi unggulan daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dukungan riset dan inovasi, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi subjek yang mampu menciptakan berbagai terobosan untuk kemajuan wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.(adv)

Berita Terkait
Berita Terkini