Pelemparan Bom Molotov di Benteng Kutajaya Cicurug, Warga Alami Luka Bakar

Sukabumiupdate.com
Minggu 26 Apr 2026, 13:55 WIB
Pelemparan Bom Molotov di Benteng Kutajaya Cicurug, Warga Alami Luka Bakar

Pecahan bom molotov yang digunakan kelompok penyerangan warga Benteng Kutajaya cicurug (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah warga diserang bom molotov oleh kelompok tak dikenal saat nongkrong di Kampung Benteng Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Minggu dini hari (26/4/2026) sekira pukul 00.30 WIB. Akibatnya seorang remaja alami luka bakar serius di sekujur tubuh.

Penyerangan terjadi saat korban berinisial Ad dan tujuh rekannya tengah berkumpul di rumah yang berada di Kampung Benteng RT 01 RW 05. Saat itu datang banyak orang yang langsung melakukan penyerangan, termasuk melempar bom molotov, botol kaca berisi cairan BBM dengan sumbu kain yang sudah dibakar sebagai pemicu.

Akibat penyerangan ini, Ad mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuh, sementara ketujuh rekannya berhasil lolos dari aksi tersebut. 

Baca Juga: 11 KM Jalan Jampangtengah – Kiaradua Masih Rusak dan Masalah Lalu Lalang Truk ODOL

“Masalah masih belum tahu kenapa. Semua korban penyerangan itu satu kampung di Benteng. Infonya yang nyerang itu dari kelompok beda kampung,” beber warga Benteng yang minta identitasnya tak perlu dimunculkan kepada sukabumiupdate.com, Minggu (26/4/2026).

Pasca kejadian, barang bukti pecahan bom molotv dan alat lainnya yang berada di lokasi sudah diamankan pihak kepolisian. Polisi bersama warga juga dikabarkan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan kepada sejumlah orang yang diduga terlibat aksi penyerangan ini. 

“Infonya sudah banyak yang diamankan dan sekarang sudah ada di Polres Sukabumi,” pungkas saksi.

Baca Juga: Mengapa Emosi Cepat Berubah? 9 Pola Pikir di Balik Orang Moody

Ditangani Unit PPA

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono membenarkan aksi pelemparan bom molotov kepada warga Benteng Kutajaya Cicurug. Menurut Hartono sejumlah terduga pelaku sudah diamankan.

“Masih pendalaman, nanti ada penjelasan resmi soal para tersangka,” ungkapnya.

Kasus ini dan para pelaku, lanjut Hartono ditangani oleh unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak). “Kejadiannya tadi, situasi di lokasi sudah kondusif,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini