Kadistan Aep Majmudin Harap Beras Lokal Sukabumi Terserap Program MBG

Sukabumiupdate.com
Rabu 08 Apr 2026, 12:42 WIB
Kadistan Aep Majmudin Harap Beras Lokal Sukabumi Terserap Program MBG

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin (Sumber : sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin berharap beras asal Sukabumi bisa terserap dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

Hal tersebut dilakukan dengan mendorong Asosiasi Beras Sukabumi untuk kembali aktif dalam mempromosikan beras lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Termasuk memanfaatkan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aep menilai, program MBG menjadi peluang besar bagi petani Sukabumi untuk masuk dalam rantai pasok pangan nasional. "Kebutuhan beras dalam program MBG sangat besar. Ini harus bisa dimanfaatkan oleh petani lokal agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan mereka," ungkapnya, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, saat ini Dinas Pertanian juga memfokuskan pada peningkatan kualitas hasil panen. Salah satunya melalui peningkatan rendemen gabah yang berpengaruh terhadap nilai jual di tingkat petani.

Penggunaan benih unggul serta penguatan peran penangkar benih terus didorong guna meningkatkan produktivitas. Di sisi lain, modernisasi pertanian melalui penggunaan alat seperti combine harvester dinilai mampu meningkatkan efisiensi serta mengurangi kehilangan hasil panen.

Baca Juga: Distan Sukabumi Perkuat Kolaborasi Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan

Langkah ini juga berdampak pada efisiensi biaya tenaga kerja dan menghasilkan gabah yang lebih bersih dengan nilai jual lebih tinggi. Aep menegaskan bahwa pihaknya dari Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, modern, dan terintegrasi.

"Ke depan, kami ingin sektor pertanian Sukabumi semakin kuat, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional," jelasnya.

Perkuat kolaborasi lintas sektor

Disisi lain, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus berkolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Bulog, petani mitra, asosiasi beras, hingga penangkar benih untuk menyatukan sistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Kepala Distan, Aep Majmudin, mengatakan bahwa sinergi antar stakeholder menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

"Kami terus mendorong kolaborasi yang kuat, mulai dari penyediaan benih unggul, peningkatan produksi, hingga penyerapan hasil panen. Ini penting agar petani terlindungi dan masyarakat tetap mendapatkan pangan dengan harga terjangkau," ujarnya.

Baca Juga: Komunikasi Handal di Situasi Darurat, Diskominfo Kota Sukabumi Pererat Kolaborasi dengan ORARI

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjawab isu strategis nasional seperti ketersediaan stok beras, stabilitas harga, serta penguatan rantai pasok pangan lokal.

Dalam pertemuan koordinasi, Aep menyebutkan bahwa Bulog berkomitmen untuk terus menyerap gabah dan beras petani Sukabumi. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kestabilan harga sekaligus menjamin ketersediaan stok di pasaran. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini