Suguhkan Panorama Gunung, Dispar Sukabumi Kembangkan Desa Wisata Panenjoan Sampalan

Sukabumiupdate.com
Rabu 08 Jul 2026, 12:21 WIB
Suguhkan Panorama Gunung, Dispar Sukabumi Kembangkan Desa Wisata Panenjoan Sampalan

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar (Kanan). (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pengembangan destinasi wisata baru. Kali ini, kawasan Panenjoan Sampalan di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, diproyeksikan menjadi desa wisata yang menawarkan panorama alam pegunungan dari ketinggian.

Panenjoan Sampalan memiliki daya tarik berupa hamparan pemandangan alam yang memanjakan mata. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati lanskap pegunungan yang membentang luas dengan suasana pedesaan yang masih alami.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung ke lokasi untuk memastikan potensi wisata yang dimiliki Panenjoan Sampalan agar dapat dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

Baca Juga: Penyebab Truk Boks Terbalik di Tol Bocimi KM 54,5 Arah Sukabumi

"Hari ini kami berada di satu tempat yang dikenal dengan sebutan Sampalan, Panenjoan. Ternyata Panenjoan ini berada di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, tepatnya di Kampung Sampalan. Kami ke sini untuk memastikan titik ini bisa menjadi daya tarik dan kemudian menjadi daerah tujuan wisata. Pengembangannya akan kita jadikan sebagai desa wisata," ujar Ali Iskandar, pada Rabu (8/7/2026).

Panenjoan Sampalan. | SU/IlyasPanenjoan Sampalan. | SU/Ilyas.

Menurutnya, Dinas Pariwisata bersama pemerintah desa tengah melakukan identifikasi terhadap berbagai potensi yang dimiliki kawasan tersebut. Langkah itu dilakukan untuk menentukan titik-titik yang layak dikembangkan maupun yang dapat dikerjasamakan dengan berbagai pihak.

"Hari ini saya bersama Pak Kepala Desa terus melakukan identifikasi. Pada waktunya nanti akan diintervensi titik mana yang memungkinkan untuk dikembangkan, mana yang bisa dikerjasamakan, dan mana yang tetap dipertahankan sebagai kawasan alami. Tempat ini luar biasa. Meski berada di wilayah yang cukup dalam, potensinya sangat besar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Baca Juga: Mulai 15 Juli, Kementan: Harga Ayam Hidup Rp19.500 dan Telur Rp24.000 per Kg

Ali juga optimistis Panenjoan Sampalan akan menjadi salah satu destinasi wisata baru yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan desa wisata.

"Insyaallah Desa Wisata Panenjoan Sampalan, Desa Bojonggaling, ke depan akan menjadi desa wisata yang bisa dibanggakan Kabupaten Sukabumi," pungkasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini