Puluhan Sopir Angkot di Surade Demo Tolak Wara-Wiri Angkut Penumpang di Trayek

Sukabumiupdate.com
Senin 16 Feb 2026, 12:39 WIB
Puluhan Sopir Angkot di Surade Demo Tolak Wara-Wiri Angkut Penumpang di Trayek

Aksi demonstrasi puluhan sopir angkot di Surade, Sukabumi menolak operasional mobil wara wiri di trayek umum. Senin (16/2/2026). (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Sekitar 20 unit angkutan kota (angkot) jurusan Surade–Ujunggenteng dan Surade–Jampangkulon menggelar aksi demonstrasi di Terminal Surade yang berada di Kantor UPTD Dinas Perhubungan Surade, Senin (16/2/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap beroperasinya kendaraan wara-wiri atau odong-odong di jalan raya yang dinilai turut mengangkut penumpang pada trayek angkot.

Salah seorang sopir angkot mengatakan, kendaraan odong-odong seharusnya hanya beroperasi di kawasan wisata, bukan di jalan umum.

“Mobil odong-odong atau wara-wiri itu kan dikhususkan di lokasi wisata, tapi malah beroperasi di jalan raya dan mengangkut penumpang,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Sita 43 Botol Miras, Razia Jelang Ramadan 2026 di Palabuhanratu dan Sekitarnya

Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan sopir angkot. Mereka mengaku kehilangan penumpang karena wara-wiri tetap beroperasi di jalur yang merupakan trayek resmi angkot.

“Iya, jelas terganggu. Angkot sekarang tidak ada orderan borongan, sementara wara-wiri atau odong-odong terus beroperasi di jalan raya yang memang ada trayek angkot,” keluhnya.

Kepala UPTD Dishub Surade, Isep Sopian, membenarkan adanya aksi dari para sopir angkot tersebut. Ia menyebutkan sekitar 20 unit angkot dari jurusan Surade–Ujunggenteng dan Surade–Jampangkulon mendatangi Terminal Surade untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Curug Nangsi di Pajampangan Cocok Jadi Lokasi Papajar Bernuansa Alam

“Benar, ada sekitar 20 unit angkot yang datang ke terminal sekaligus kantor UPTD Dishub Surade untuk menyampaikan aspirasi terkait operasional wara-wiri,” kata Isep.

Pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut dengan melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap operasional kendaraan wara-wiri agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari petugas setempat. Para sopir berharap pemerintah dapat mengambil langkah tegas agar kendaraan wisata tidak mengangkut penumpang di jalur trayek angkot.

Berita Terkait
Berita Terkini