SUKABUMIUPDATE.com - Beckham Putra Nugaraha, gelandang Persib Bandung dipastikan dapat bermain di babak 16 besar leg kedua ACL Two menghadapi Ratchaburi FC pada Rabu, 18 Februari 2026, di Stadion GBLA. Sebelumnya, Beckham sempat absen saat Persib kalah di kandang Ratchaburi 3-0 akibat cedera.
Beckham Putra Nugraha kini sudah kembali mengikuti latihan tim secara penuh. Ia pun menyambut laga mendatang dengan penuh semangat, bertekad membantu tim mengejar defisit tiga gol dari leg pertama.
“Alhamdulillah kondisi saya sudah pulih dan sudah kembali berlatih penuh. Semoga di pertandingan berikutnya saya bisa memberi dampak positif bagi tim,” ujarnya.
Baca Juga: THR ASN Rp55 Triliun Disiapkan, Menkeu Purbaya: Cair Mulai Awal Ramadan
Pemain bernomor punggung 7 itu mengakui kekalahan 0-3 di leg pertama menjadi pukulan berat. Namun, ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan menatap laga penentuan dengan fokus penuh. “Kami harus melihat ke depan karena hari Rabu adalah laga hidup mati,” tegasnya.
Beckham juga berharap dukungan penuh dari Bobotoh di stadion. Menurutnya, kehadiran suporter akan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk membalikkan keadaan dan membuktikan kualitas Persib Bandung di level Asia. “Kami punya pemain ke-12, yaitu Bobotoh. Harapannya kami bisa tampil maksimal dan menunjukkan bahwa kami yang terbaik di Indonesia,” tutupnya.
Baca Juga: Hari Kedua Long Weekend, Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Exit Tol Parungkuda
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan bahwa anak asuhnya telah melupakan kekalahan di leg pertama lalu dan mengalihkan fokus untuk pertandingan rabu nanti. Secara keseluruhan Hodak menilai bahwa kondisi para pemainnya telah dalam kondisi prima.
"Kondisi para pemain, secara fisik tidak apa-apa, secara mental tidak apa-apa. Kadang-kadang Anda harus kalah. Kadang-kadang itu perlu terjadi dalam permainan yang buruk. Sekarang, kita hanya perlu untuk fokus pada permainan berikutnya,” tegasnya dilansir dari laman resmi klub.
Baca Juga: Satu Dekade “Atret Jadi Potret”, Spirit Revitalisasi Sandiwara Sunda Menggema di Sukabumi
Bojan Hodak menilai kekalahan 0-3 tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Ia menyebut ada sejumlah faktor non-teknis, termasuk perbedaan cuaca, yang turut memengaruhi performa timnya, meski secara permainan ia merasa timnya sempat lebih dominan.
“Kami sedikit kurang beruntung dalam beberapa aspek. Cuacanya berbeda dan ada banyak faktor lain, tetapi selisih skor memang terlalu besar. Di babak pertama, saya yakin kami adalah tim yang bermain lebih baik. Kami memang kalah, tetapi kami tampil lebih baik,” tutupnya.
Sumber: persib.co.id



