Mengancam Gunung Salak, Kondisi Kebakaran di Perkebunan Kabandungan Sukabumi

Sabtu 09 September 2023, 16:39 WIB
Peta Gunung Salak. | Foto: Google Maps

Peta Gunung Salak. | Foto: Google Maps

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran melanda Kampung Cipanas di area perkebunan Malani (milik PTPN VIII Cianten), Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 8 September 2023 sekira pukul 10.30 WIB. Kebakaran ini diduga disebabkan pembakaran lahan ilalang untuk membuka garapan baru.

Menurut Manajer Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, api menjalar dengan cepat, menghanguskan sekitar 5 hektare lahan non-produktif. "Kondisi ini mengkhawatirkan karena api hampir merambat ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Daeng, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kebakaran ini. Sementara untuk kerugian hingga sekarang masih dalam proses penilaian oleh tim terkait. "Penyebab pasti kebakaran ini adalah kelalaian dalam pembakaran lahan untuk garapan baru yang dilakukan oleh seorang warga yang belum diketahui identitasnya," kata dia.

Baca Juga: Ada Pasutri Raup Rp 30 Juta, Jaringan Judi Online di Sukabumi Operasikan 3 Website

Kondisi terakhir, sambung Daeng, api masih terus menyala di area perkebunan, meski cuaca sedang cerah. Upaya pemadaman sudah dilakukan oleh berbagai pihak. Pukul 15.00 WIB di hari yang sama, Pusat Pengendalian Bencana Kabupaten (P2BK) Sukabumi menerima laporan dari warga dan langsung bergerak ke lokasi kebakaran.

"Bersama dengan polsek, camat, perangkat desa, TNGHS, pihak perkebunan, dan warga setempat. Mereka berusaha melakukan pemadaman secara manual untuk mencegah api merambat ke kawasan hutan," ujarnya.

Selain itu, kata Daeng, imbauan juga diberikan kepada para penggarap dan warga sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan liar, terutama saat musim kemarau. "Berbagai unsur seperti polsek, kecamatan, desa, TNGHS, perkebunan, bhabinkamtibmas, babinsa, tagana, P2BK BPBD, Damkar Kalapanunggal, dan relawan ikut dalam penanganan."

Diakui Daeng, sumber data mengenai kejadian ini diperoleh dari berbagai pihak, termasuk masyarakat di lokasi kejadian. "Harap diingat bahwa data yang disampaikan adalah data sementara, dan jika ada perkembangan atau tambahan informasi terbaru, kami akan menyampaikannya kembali," ucapnya.

Daeng mengatakan dalam situasi darurat ini dibutuhkan bantuan darurat berupa alat pemadam manual karena lokasi hanya dapat diakses kendaraan roda dua.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat18 Mei 2024, 08:00 WIB

10 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan, Bisa Mengurangi Stres dan Cemas

Salah satu manfaat daun pegagan yaitu sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah terkait daya ingat dan gangguan kognitif.
Ilustrasi. Manfaat daun pegagan ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah terkait daya ingat dan gangguan kognitif. (Sumber : Instagram/@rimaummurayna)
Sukabumi18 Mei 2024, 07:36 WIB

Tak Ingin Kejadian Anak Bunuh Ibu Terulang, Ini Upaya Forkopimcam Kalibunder Sukabumi

Forkopimcam Kalibunder Sukabumi menggelar rapat koordinasi bahas masalah pendidikan dan sosial budaya di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung.
Forkopimcam Kalibunder Sukabumi rakor soal masalah pendidikan dan sosial budaya di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung (Sumber : SU/Ragil Gilang)
Life18 Mei 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Anak Sudah Dewasa Sebelum Waktunya, Bersikap Bijaksana

Meskipun anak yang memiliki sifat-sifat dewasa bisa menjadi keuntungan, penting bagi mereka untuk tetap mendapatkan dukungan yang tepat agar tidak merasa terbebani oleh tanggung jawab yang berlebihan terlalu cepat.
Ilustrasi. Kenali Ciri Anak Sudah Dewasa Sebelum Waktunya. (Sumber : Pixabay/GerdAltmann)
Sehat18 Mei 2024, 06:00 WIB

Simpel, Cara Membuat Infused Water Kayu Manis untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

Kayu manis dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") dan trigliserida dalam darah, yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung.
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Kayu Manis (Sumber : Freepik/@azerbaijan_stock)
Science18 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 18 Mei 2024, Sukabumi Potensi Hujan Ringan di Siang Hari

Prediksi cuaca hari ini 18 Mei 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prediksi cuaca hari ini 18 Mei 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan sekitarnya. (Sumber : Freepik.com/@pvproductions)
Sukabumi17 Mei 2024, 23:06 WIB

Minim Lulusan SMA, Disdik Ungkap Kondisi Pendidikan di Tempat Tinggal Anak Bunuh Ibu di Sukabumi

Perwakilan Disdik Kabupaten Sukabumi ungkap kondisi pendidikan di lingkungan tempat tinggal Rahmat pembunuh ibu kandung.
Rumah Inas (43 tahun) dan Rahmat alias Herang (25 tahun) atau lokasi pembunuhan di Kampung Cilandak RT 15/04, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi17 Mei 2024, 22:12 WIB

Studium Generale UMMI Sukabumi Bahas Implementasi Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan

Gelar Studium Generale, UMMI Sukabumi bahas implementasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bersama Kemendikbudristek RI.
Studium Generale UMMI Sukabumi bersama Kemendikbudristek dihadiri para guru hingga unsur dinas pendidikan setempat. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Food & Travel17 Mei 2024, 21:00 WIB

Bantu Anak Tumbuh Tinggi, 6 Manfaat Rutin Minum Susu di Malam Hari

Dengan mengintegrasikan kebiasaan minum susu di malam hari, anak dapat memperoleh manfaat gizi dan kesehatan yang signifikan. Kebiasaan minum susu ini akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Ilustrasi. Manfaat Rutin Minum Susu di Malam Hari (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi17 Mei 2024, 20:36 WIB

Kecelakaan di Jalur Lingsel Sukabumi, Dua Pemotor Remaja Terpental usai Tabrak Mobil

Berikut kronologi kecelakaan dua pemotor remaja yang terpental usai tabrak mobil yang sedang menyeberang di Jalur Lingsel Sukabumi.
TKP dua pemotor remaja terpental usai tabrak mobil yang sedang menyebrang di Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) Cisaat Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat17 Mei 2024, 20:30 WIB

5 Alasan Mengendalikan Kadar Asam Urat dalam Tubuh Sangat Penting

Menjaga kadar asam urat agar tetap stabil adalah hal yang penting untuk kehidupan yang lebib sehat.
Ilustrasi - Menjaga kadar asam urat agar tetap stabil adalah hal yang penting untuk kehidupan yang lebib sehat. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)