SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob (pesisir) di sejumlah pesisir perairan Indonesia. BMKG menyebutkan ada fenomena Fase Perigee pada 4 Desember 2025 yang patut diwaspadai karena dapat memicu ketinggian air laut maksimum dan banjir rob di berbagai daerah pesisir di Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Sukabumi.
Widya Prarikeslan dalam buku Oseanografi (2016: 91), fase bulan baru menyebabkan peningkatan tinggi permukaan air laut secara drastis, yang kemudian memunculkan banjir rob—yaitu masuknya air laut ke wilayah pesisir yang lebih rendah akibat pasang laut atau gelombang yang meninggi.
Baca Juga: AMSI Desak Pemerintah Cepat Tangani Korban Banjir dan Longsor di Utara Sumatera
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat Stasiun Meteorologi wilayah sudah merilis info potensi banjir pesisir atau (Rob) untuk seluruh wilayah perairan di Indonesia. Dalam portal resminya, disebutkan bahwa fenomena tersebut akan memicu potensi banjir rob di pesisir jawa Barat dari awal hingga 9 Desember 2025.
Untuk pesisir selatan Jawa Barat meliputi Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasik, Pangandaran potensi banjir rob pada periode 3 - 9 Desember 2025. Sementara di pesisir utara Jabar (Subang, Indramayu, Cirebon), 10 - 15 Desember 2025.
Baca Juga: Proyek Baru Mangkrak, Struktur Jembatan Lama Pamuruyan Sukabumi Terancam Rusak
BMKG mengimbau warga pesisir untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas.






