Pemkot Sukabumi dan Nusa Putra University Teken MoU Program Beasiswa

Sukabumiupdate.com
Senin 02 Mar 2026, 11:32 WIB
Pemkot Sukabumi dan Nusa Putra University Teken MoU Program Beasiswa

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Rektor Nusa Putra University Kurniawan saat menunjukan MoU beasiswa. (Sumber Foto: Dokpim Pemkot Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Nusa Putra University (NPU) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Fokus utama kolaborasi ini adalah keberlanjutan program Beasiswa Sukabumi Bercahaya untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi pada Senin (2/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Sekretaris Daerah (Sekda) Andang Tjahjandi, jajaran Asisten Daerah, kepala SKPD, serta Rektor Nusa Putra University, Assoc. Prof. Dr. Kurniawan, S.T., M.Si., M.M dan jajarannya.

Kurniawan menyatakan bahwa penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mencetak generasi emas. Program ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sejak tahun 2021, dengan peningkatan kuota dan kualitas yang signifikan pada tahun ini.

"Hari ini telah disepakati dan ditandatangani program Beasiswa Sukabumi Bercahaya sebagai bentuk komitmen bersama membangun generasi unggul. Program ini merupakan kelanjutan kerja sama sejak tahun 2021 dan pada tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Sukabumi dan KPU Sinergi Penguatan Demokrasi Sejak Dini

Ia menegaskan, program tersebut juga selaras dengan visi NPU dalam membangun pendidikan multitalenta serta membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Sukabumi untuk berkontribusi nyata bagi daerahnya.

Sementara itu Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan bahwa tahun ini Pemkot berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi untuk program beasiswa, yaitu NPU, UMMI, Syamsul Umum, Pasim, Unlip, dan Politeknik.

Selain beasiswa, Ayep Zaki juga mendorong NPU untuk menghadirkan layanan Migrant Care dengan menggandeng Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Tujuannya agar lulusan memiliki kompetensi bahasa dan keahlian yang mumpuni serta integritas tinggi saat terjun ke dunia kerja internasional.

Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan pendidikan dan pengangguran secara serius serta membangun ekosistem berkelanjutan lintas generasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ayep Zaki juga menekankan pentingnya instrumen wakaf dalam mendukung kemajuan kota. Saat ini, program wakaf telah berhasil membiayai beasiswa bagi enam siswa sekolah dasar setiap bulannya.

"Ke depan, skema wakaf akan difokuskan pada sektor pendidikan dan skema qordul hasan untuk mendongkrak ekonomi, dengan harapan dalam 10 tahun ke depan Sukabumi menjadi kota yang benar-benar bercahaya," kata Wali Kota.

Ia menegaskan pembangunan Kota Sukabumi apabila didorong oleh APBD, investasi, serta komoditas ekspor penghasil devisa, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi diyakini akan mempercepat terwujudnya Sukabumi sebagai kota sehat, kota pendidikan, dan kota yang maju serta berintegritas. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini