IRT Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Pabuaran Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Senin 02 Mar 2026, 12:38 WIB
IRT Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Pabuaran Sukabumi

Kondisi rumah panggung yang ludes terbakar di Pabuaran Sukabumi. Ibu Rumah Tangga (IRT) meninggal terjebak kobaran api dalam insiden ini. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Tragedi memilukan terjadi di Kampung Cimala RT 20/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, pada Senin pagi (2/3/2026). Satu unit rumah panggung ludes dilahap si jago merah sekitar pukul 06.00 WIB, yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga (IRT) meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Dewi (52 tahun). Saat api berkobar hebat, korban diduga terjebak seorang diri di dalam rumah berukuran 4x8 meter tersebut.

Kebakaran rumah terjadi di Kampung Cimala RT 20/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Senin (02/03/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Yogi Prayoga, mengonfirmasi bahwa rumah beserta seluruh isinya hangus tak bersisa.

“Rumah yang terbakar satu unit rumah panggung dan ludes beserta seluruh isinya. Di dalam rumah hanya ada Ibu Dewi,” ujar Yogi kepada sukabumiupdate.com.

Yogi menyebutkan bahwa korban tinggal terpisah dengan suaminya sejak tiga bulan terakhir. Sementara itu, kelima anak korban semuanya sedang merantau di luar kota. Anak bungsunya yang berusia 13 tahun tinggal bersama sang ayah di rumah kerabat.

Baca Juga: Pergerakan Tanah: Ponpes Ariyadul Falah di Bantargadung Ambruk, 80 Santri Dipulangkan

Sekretaris Desa Bantarsari, Bangkit, membenarkan adanya korban jiwa dalam musibah ini. Ia mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan masih dalam pemantauan tim medis puskesmas.

“Korban memang sudah lama mengalami gangguan kejiwaan, namun kondisinya kadang membaik dan sempat sembuh cukup lama,” jelas Bangkit.

Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Sementara itu, taksiran kerugian materi masih dalam proses perhitungan.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran dan melakukan asesmen di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Proses pemadaman dilakukan secara manual oleh warga bersama petugas. Aparat juga melakukan pengumpulan keterangan dari para saksi dan menunggu kedatangan keluarga korban yang berada di luar kota.

Unsur yang datang ke lokasi kejadian antara lain P2BK/BPBD, Babinsa, Satpol PP, Tagana, serta anggota Polsek setempat. P2BK Kecamatan Pabuaran juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa, unsur kecamatan, Koramil, dan Polsek.

Sementara itu, Camat Pabuaran, Ali Murtado, menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut terdapat satu korban jiwa atas nama Dewi yang meninggal dunia akibat hangus terbakar di dalam rumahnya.

Berita Terkait
Berita Terkini