SUKABUMIUPDATE.com - Sanghyang Kenit termasuk destinasi wisata yang sangat menarik karena menggabungkan hal menarik dari geowisata, sejarah sungai Citarum Purba, petualangan, dan lanskap karst yang unik.
Sanghyang Kenit mulai dikenal luas sejak dibuka untuk wisata pada akhir 2019. Kawasan ini merupakan bagian dari jalur aliran Sungai Citarum Purba yang mengalir di antara batuan karst berusia jutaan tahun.
Selain bisa menikmati keindahan batuan yang berusia jutaan tahun, kita juga akan disuguhkan oleh pemandangan aliran sungai yang indah, dimana air sungai jernih meliuk-liuk melewati batuan eksotis di sepanjang sungai.
Bahkan banyak orang yang membandingkan pemandangan tersebut dengan keindahan sungai Aare di Swiss.
Baca Juga: Turun Kendaraan Langsung Nikmati Curug, 4 Air Terjun di Sukabumi Ini Tak Perlu Capek Trekking
Lokasi Sanghyang Kenit
Gerbang Wisata Sanghyang Kenit Cipatat Bandung. Foto: IG/@Pdramhs/@sang_hyang_kenit
Destinasi wisata ini berlokasi di Kampung Cisameng Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya tidak jauh dari beberapa destinasi geowisata terkenal Bandung Barat seperti Goa Pawon, Sanghyang Heuleut dan Sanghyang Tikoro.
Karena berada dalam satu kawasan geologi Rajamandala, banyak wisatawan mengunjungi beberapa lokasi tersebut dalam satu perjalanan.
Daya Tarik Sanghyang Kenit
Berikut ini beberapa daya tarik yang membuat Sanghyang Kenit layak untuk dikunjungi saat liburan.
Baca Juga: Wisata Keluarga Cinumpang Kadudampit, Tempat Camping dan Bermain Sungai di Sukabumi
1. Formasi Batu Karst Purba
Daya tarik terbesar Sanghyang Kenit adalah bentang alam batu kapur putih yang terbentuk akibat proses geologi jutaan tahun. Formasi ini menjadi bukti sejarah geologi kawasan Cekungan Bandung dan aliran Citarum Purba. Batuan putih yang menjulang di sepanjang sungai menghasilkan lanskap yang sangat fotogenik.
2. Gua Karst
Terdapat gua alami yang menjadi favorit pengunjung. Beberapa sumber menyebut jalur gua mencapai sekitar 700 meter dan terhubung dengan sistem karst di kawasan Rajamandala. Di dalamnya terdapat stalaktit dan stalagmit yang masih alami.
3. Sungai Jernih di Tengah Tebing Kapur
Aliran sungai yang tenang di antara tebing kapur menciptakan suasana yang mirip lokasi petualangan alam. Air yang relatif jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin bermain air atau sekadar bersantai.
4. Spot Foto Instagramable
Banyak fotografer dan pasangan prewedding memilih lokasi ini karena kombinasi batu karst, sungai, dan lorong gua menghasilkan komposisi visual yang unik.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan saat berlibur ke sanghyang Kenit seperti menyusuri gua (caving), body rafting, arung jeram, berburu gambar, camping, atau sekedar bersantai menikmati keindahan alam sekitar.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Berdasarkan berbagai sumber dan informasi terbaru yang tersedia berikut harga tiket wisata Sanghyang Kenit. Namun, harga tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu.
- Tiket masuk sekitar Rp8.000 per orang.
- Sewa pelampung sekitar Rp5.000.
- Sewa ban sekitar Rp10.000.
Jam operasional umumnya pukul 08.00–16.00 WIB setiap hari.
Itulah ulasan mengenai destinasi wisata Sanghyang Kenit, tempat menarik yang bisa dikunjungi saat menikmati momen liburan.



