Dewan Jabar Yusuf Maulana Awasi Ketat Pemanfaatan Air Permukaan oleh Sektor Industri

Sukabumiupdate.com
Selasa 06 Jan 2026, 18:11 WIB
Dewan Jabar Yusuf Maulana Awasi Ketat Pemanfaatan Air Permukaan oleh Sektor Industri

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Yusuf Maulana melakukan kunjungan kerja ke PT Indo-Pasifik di Kabupaten Bandung, Selasa, 6 Januari 2026. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Yusuf Maulana melakukan kunjungan kerja ke PT Indo-Pasifik di Kabupaten Bandung, Selasa, 6 Januari 2026. Hal ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) XI DPRD tentang Pemanfaatan Air Permukaan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi Pansus XI untuk meninjau langsung praktik pemanfaatan air permukaan oleh sektor industri. Dalam kunjungan itu, Pansus ingin memastikan bahwa penggunaan air oleh perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yusuf Maulana menegaskan bahwa air permukaan merupakan sumber daya strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena itu, pengelolaannya tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Yusuf Maulana Tinjau Sektor Unggulan Gegerbitung Sukabumi, Dorong Penguatan Desa Agraris

Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat sendiri dibentuk sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan air di berbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, pelayanan air minum (PDAM), hingga pembangkit energi. Lonjakan kebutuhan tersebut berpotensi menimbulkan tekanan serius terhadap ketersediaan dan kualitas sumber daya air.

"Selain itu, terdapat potensi ketimpangan dalam pemanfaatan air permukaan yang dapat memicu konflik kepentingan antar pengguna, baik antara industri dan masyarakat maupun antarwilayah. Dampak lingkungan akibat eksploitasi berlebihan juga menjadi perhatian utama Pansus," kata politikus PKS itu.

Melalui kunjungan ke PT Indo-Pasifik, Pansus XI berupaya memperoleh gambaran faktual mengenai praktik pemanfaatan air di lapangan. Temuan-temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat regulasi daerah agar pengelolaan air lebih tertib dan berkelanjutan.

DPRD Provinsi Jawa Barat berharap penguatan kebijakan pemanfaatan air permukaan ke depan mampu menjamin distribusi yang adil, menjaga daya dukung lingkungan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas tanpa mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam. (ADV)

Berita Terkait
Berita Terkini