Tak Hanya Faktor Genetik, Ini Penyebab Kanker Darah yang Jarang Disadari

Sukabumiupdate.com
Senin 23 Feb 2026, 14:00 WIB
Tak Hanya Faktor Genetik, Ini Penyebab Kanker Darah yang Jarang Disadari

Ilustrasi Tak Hanya Faktor Genetik, Ini Penyebab Kanker Darah yang Jarang Disadari (Sumber : Freepik/@rawpixel.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Kanker darah adalah istilah umum untuk beberapa jenis kanker yang menyerang jaringan pembentuk darah terutama sumsum tulang dan sistem limfatik. Jenis kanker darah yang paling umum meliputi leukemia, limfoma, dan mieloma, yang masing-masing memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda.

Kanker darah terjadi ketika sel-sel darah mengalami mutasi genetik yang membuatnya tumbuh tidak terkendali. Sel abnormal ini menumpuk dalam sumsum tulang atau darah dan menggantikan sel darah sehat, yang akhirnya mengganggu fungsi tubuh seperti melawan infeksi atau membawa oksigen.

Walaupun mutasi genetik adalah inti dari perkembangan kanker darah, ada banyak faktor risiko lain yang sering tak disadari. Di bawah ini adalah penyebab yang berperan di luar faktor keturunan.

1. Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Beberapa bahan kimia di lingkungan kerja atau sehari-hari telah terbukti meningkatkan risiko kanker darah, terutama leukemia akut. Misalnya:

  • Benzena, sering ditemukan dalam asap kendaraan, bensin, pelarut industri, dan beberapa produk pembersih.
  • Formaldehida, digunakan dalam produksi berbagai bahan industri.

Paparan benzena dalam jangka panjang secara signifikan dikaitkan dengan risiko leukimia akibat kerusakan pada sel sumsum tulang.

Baca Juga: Kenali Jenis-Jenis Kanker Darah: Leukemia, Limfoma, dan Mieloma

2. Merokok

Banyak orang menyadari bahwa merokok berisiko menyebabkan kanker paru, tetapi tahukah kamu bahwa rokok juga meningkatkan risiko kanker darah? Zat-zat karsinogenik dalam asap rokok dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan mutasi sel yang akhirnya berkembang menjadi leukemia.

3. Paparan Radiasi Tinggi

Radiasi tingkat tinggi, seperti paparan dari kecelakaan nuklir atau terapi radiasi sebelumnya, dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis leukemia. Paparan ini dapat merusak DNA di dalam sel darah, memicu mutasi yang menjadi kanker.

4. Usia dan Jenis Kelamin

Risiko kanker darah tidak sama pada semua kelompok umur atau jenis kelamin:

  • Banyak bentuk leukemia dan mieloma lebih umum terjadi pada usia lanjut.
  • Beberapa kanker darah lebih sering ditemukan pada pria dibanding wanita.

Walaupun ini bukan penyebab langsung, usia dan jenis kelamin adalah faktor risiko signifikan yang sering diabaikan.

Baca Juga: Agnez Mo Balas Panjang Komentar Haters, Tuai Pro dan Kontra Warganet

5. Infeksi Virus dan Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah

Organisme tertentu dan kondisi yang melemahkan sistem imun juga dapat menaikkan risiko kanker darah, terutama limfoma:

  • Virus Epstein-Barr (EBV), terkait dengan limfoma Hodgkin.
  • Virus HIV, melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko.
  • Sistem imun yang terganggu karena penyakit autoimun atau transplantasi organ juga berkontribusi.

6. Riwayat Keluarga dan Kondisi Genetik

Penting juga dicatat bahwa beberapa kondisi genetik, seperti sindrom Down atau kelainan kromosom tertentu, dapat meningkatkan risiko kanker darah. Namun kebanyakan penderita kanker darah tidak memiliki riwayat keluarga atau faktor keturunan yang jelas, menunjukkan peran besar faktor lingkungan dan gaya hidup.

Kanker darah memang melibatkan perubahan genetik, tetapi ini bukan satu-satunya penyebab. Faktor lingkungan seperti paparan bahan kimia, radiasi, merokok, infeksi virus, gangguan imun, serta karakteristik individu seperti usia dan jenis kelamin juga memainkan peran penting dalam risiko seseorang terkena kanker darah.

Baca Juga: Waspada Kanker Darah! Ini Gejala Awal yang Sering Dianggap Sepele

Sumber: Berbagai sumber kesehatan

Berita Terkait
Berita Terkini