Viral Pekerja Migran Asal Tegalbuleud Dirawat di Dubai, Diduga Disiksa dan Tak Digaji Majikan

Sukabumiupdate.com
Senin 23 Feb 2026, 23:34 WIB
Viral Pekerja Migran Asal Tegalbuleud Dirawat di Dubai, Diduga Disiksa dan Tak Digaji Majikan

Kondisi memprihatinkan Dewi, PMI asal Tegalbuleud Sukabumi yang tengah dirawat di Dubai Uni Emirat Arab. (Sumber Foto: Tangkapan layar video)

SUKABUMIUPDATE.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang memperlihatkan seorang perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tengah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab. Korban diduga menjadi sasaran penyiksaan oleh majikannya.

Video yang diunggah oleh akun Nayla Arsyad pada Minggu (22/2/2026) tersebut menyebutkan bahwa korban tidak menerima gaji selama bekerja. Mirisnya, setiap kali korban menagih haknya untuk dikirim ke keluarga di Indonesia, ia justru mendapat kekerasan fisik.

"Dapat info dari teman yang ada di rumah sakit Dubai, Teteh ini disiksa majikannya, tidak digaji. Kalau minta gaji buat dikirim ke Indo langsung disiksa. Katanya dia orang Cianjur Agrabinta, namanya Teh Dewi," tulis narasi dalam unggahan yang viral tersebut, Senin (23/6/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran, korban diketahui bernama Dewi (37). Meski dalam video disebut sebagai warga Agrabinta, Cianjur, Dewi sejatinya berasal dari Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ibu Tiri Soal Kematian NS, Ungkap Pernikahan dan Jejak Dugaan KDRT Ayah Korban

Dewi diketahui berdomisili di Kampung Ciranji, Desa Mangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, mengikuti suaminya. Saat ini, ia dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif di Rashid Hospital, Dubai.

Kondisi fisik Dewi terlihat sangat memprihatinkan. Dalam unggahan video tersebut, tampak luka lebam pekat di bagian mata, tangan, hingga kaki korban. Tak hanya luka luar, Dewi dikabarkan mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh akibat dugaan kekerasan tersebut.

Salah seorang warga Desa Rambay membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah Dewi, yang memang berasal dari Tegalbuleud sebelum pindah ke Cianjur.

“Iya, itu benar bernama Dewi, asal Desa Rambay. Namun sekarang sudah punya suami warga Agrabinta, Cianjur, dan sudah menjadi warga di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: APDESI Sukabumi Beberkan Kendala KDMP, Dana Desa Berkurang hingga Program Tertunda

Sementara itu, Kepala Desa Rambay, Yanto, menyatakan pihaknya masih berupaya menelusuri informasi lebih lanjut. Pemerintah desa tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang berada di Desa Rambay untuk memastikan kronologi dan langkah bantuan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai terkait perkembangan penanganan kasus maupun pendampingan hukum bagi korban.

Kasus ini kembali memicu keprihatinan publik terkait lemahnya perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, khususnya di wilayah Timur Tengah.

Berita Terkait
Berita Terkini