Presiden Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggarannya Tembus Rp100 Miliar

Sukabumiupdate.com
Selasa 26 Mei 2026, 16:13 WIB
Presiden Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggarannya Tembus Rp100 Miliar

Sapi kurban Presiden Prabowo di Kota Sukabumi. (Sumber: sukabumiupdate.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah mencapai kurang lebih Rp100 miliar. Anggaran tersebut berasal dari pos bantuan kemasyarakatan Presiden yang bersumber dari APBN.

Dikutip dari laman Tempo.co, pada momen Idul Adha tahun ini, Presiden Prabowo menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Jadi sumber anggarannya dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan Presiden,” ujar Juri di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Menurut Juri, harga sapi kurban yang dibeli pemerintah bervariasi, menyesuaikan bobot dan kondisi pasar di masing-masing daerah.

“Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100 miliar,” kata Juri.

Baca Juga: Misteri Fosil Huntu Gelap dalam Teater Pulo Megalodon Jampang di Goa Cigintung Sukabumi

Diketahui, Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pada perayaan tersebut, Presiden Prabowo mendistribusikan ribuan sapi kurban melalui dua skema penyaluran.

Sebanyak 598 ekor sapi diserahkan kepada pemerintah daerah yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

“Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, yang akan menerima sebanyak 598 sapi,” tutur Juri.

Ia menjelaskan, pada umumnya setiap daerah menerima satu ekor sapi kurban. Namun, terdapat 46 kabupaten/kota yang menerima dua ekor sapi karena tidak tersedia hewan kurban dengan bobot sesuai standar yang ditetapkan Presiden.
Standar bobot sapi kurban Presiden berada di kisaran 800 kilogram hingga 1,3 ton.

“Ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ujar Juri.

Baca Juga: H-1 Idul Adha, Stasiun Sukabumi Diserbu Lebih dari 9 Ribu Penumpang

Selain untuk pemerintah daerah, Presiden juga menyalurkan 500 ekor sapi kurban kepada berbagai lembaga sosial dan keagamaan, seperti pondok pesantren, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

“Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh, sebanyak 500 sapi. Semuanya 1.098 ekor sapi,” kata Juri.

Juri memastikan seluruh sapi kurban yang disalurkan Presiden dalam kondisi sehat dan telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan dari dinas terkait di daerah masing-masing. Selain itu, sapi-sapi tersebut juga dipastikan memenuhi syariat Islam sebagai hewan kurban.

“Umurnya atau usianya sudah di atas 2 tahun dan jantan, serta tidak cacat,” ujar dia. “Jadi sapi-sapinya sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik.”

Baca Juga: SPMB di Kabupaten Sukabumi: Aturan Baru Jalur Prestasi dan Pengecualian Kuota Sekolah

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto diperkirakan tidak merayakan Idul Adha di Indonesia. Saat ini, Kepala Negara tengah melakukan kunjungan kerja ke Prancis, yang menjadi lawatan ketiganya ke negara tersebut dalam lima bulan terakhir.

Juri membenarkan agenda kunjungan luar negeri tersebut saat ditanya mengenai rencana pelaksanaan salat Id Presiden.

“Bapak Presiden, kan, semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, ya, ke Prancis, jadi tentu akan menyesuaikan karena pas hari Rabu masih ada di sana,” kata Juri.

Karena itu, lokasi pelaksanaan salat Idul Adha Presiden akan menyesuaikan agenda kenegaraan selama berada di Prancis. “Nanti kita tunggu saja,” ujarnya.

Sumber: Tempo.co

Berita Terkait
Berita Terkini