Disambut Haru, Lanti TKW Sukabumi Pulang Lemas dan Jalani Perawatan di RSUD Bunut

Sukabumiupdate.com
Jumat 30 Jan 2026, 14:33 WIB
Disambut Haru, Lanti TKW Sukabumi Pulang Lemas dan Jalani Perawatan di RSUD Bunut

Pulang dalam Kondisi Lemas, Lanti TKW Sukabumi Jalani Perawatan Intensif di Bunut (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Kepulangan Lanti tenaga kerja wanita (TKW) asal Sukabumi disambut haru, namun kondisi kesehatannya yang kurang baik membuat ia harus masuk ke ruang perawatan RSUD R. Syamsudin SH atau RSUD Bunut. Saat tiba di Sukabumi, Lanti dalam kondisi fisik yang lemah usai perjalanan panjang dari luar Shangai China, ia langsung mendapatkan penanganan medis intensif sejak Jumat (30/1/2026) pagi.

Lanti diketahui mendarat di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 03.00 WIB sebelum akhirnya dibawa menuju Sukabumi. Perjalanan darat yang cukup melelahkan membuat ia baru tiba di RSUD Bunut sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.

Ketua RT 03/07 Kelurahan Citamiang, Yana Suryana (52), mengatakan kepulangan Lanti sempat mengalami keterlambatan akibat cuaca, namun keluarga bersyukur Lanti bisa pulang dengan selamat. Ia menyebut keluarga telah menunggu sejak pagi hingga sore hari dan baru tiba di Sukabumi saat subuh.

Baca Juga: Modus Pakai Sarung, Pencuri Motor Bebek Honda Sonic di Cikole Dalam Sukabumi

“Alhamdulillah mengenai kepulangan Bu Lanti dengan selamat, terus dari perjalanan ke sini agak lambat tadi ada delay faktor cuaca mungkin. Keluarga dari pagi sampai sore, dan subuh baru nyampe Sukabumi jadi langsung ke RSUD Syamsudin. Alhamdulillah sekarang udah ada penanganan dari pihak rumah sakit,” ujarnya saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com, Jumat (30/1/2026).

Menurut Yana, kondisi Lanti saat ini masih jauh dari kata fit sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan berkelanjutan. Ia juga berharap ada bantuan ke depan agar Lanti tidak kembali bekerja ke luar negeri. “Ya mudah-mudahan kepada Lanti ada bantuan-bantuan ke depannya supaya tidak berangkat lagi ke luar negeri, kasian Bu Lanti soalnya posisinya sekarang kurang begitu fit, terus untuk saat ini dan ke depannya ada usaha buat mencukupi anaknya yang sekarang masih sekolah,” katanya.

Rasa haru dan bahagia turut dirasakan keluarga dekat Lanti. Emis (60), kakak ipar Lanti, ia mengaku penjemputan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dari rumah kakak Lanti setelah menunggu hampir sehari semalam. “Perasaannya ya bahagia, alhamdulillah,” ucapnya.

Baca Juga: Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026, Ini 5 Tips War Tiket

Emis berharap setelah mendapatkan perawatan, Lanti bisa menjalani hidup yang lebih baik di kampung halaman. “Ya mudah-mudahan ada bantuan ke depannya, supaya bisa produktif di sini, di rumah,” tuturnya.

Sementara itu, Humas RSUD R. Syamsudin SH, Irfan Nugraha, menjelaskan kondisi awal Lanti saat tiba di Instalasi Gawat Darurat. Ia menyebut pasien datang dalam kondisi sakit sedang. “Pasien datang ke IGD RSUD Syamsudin dalam keadaan sakit sedang, pasien tampak lemas dan pucat, namun masih sadar dan bisa diajak bicara dengan baik. Pasien datang sekitar pukul 07.00 pagi hari ini, langsung diperiksa oleh Dokter dan Bidan IGD,” jelas Irfan.

Irfan menambahkan, hingga kini pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis. “Diagnosis pasien masih belum tegak karena masih menunggu beberapa hasil pemeriksaan lab dan penunjang lainnya. Mengenai keselarasan diagnosis dengan yang di Shanghai (China), masih belum bisa disimpulkan karena kami terkendala dalam menerjemahkan dokumen rekam medis atau resume medis pasien yang seluruhnya berbahasa China,” katanya.

Baca Juga: Terjebak Harapan dan Keluhan, Jalur Angker Hutan Pinus di Sukajaya Pabuaran Rusak

Saat ini, RSUD Bunut memprioritaskan stabilisasi kondisi umum pasien. “Sedang dilakukan beberapa pemeriksaan yang menunjang terkait kondisi medis pasien. Pasien sedang dalam perawatan untuk stabilisasi keadaan umum terlebih dahulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irfan memastikan pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan Lanti. “Pihak RSUD sudah berkoordinasi dengan berbagai stakeholders mengenai kondisi Bu Lanti, termasuk Pemkot sudah mengetahui,” tuturnya.

Ke depan, setelah kondisi fisik pasien dinyatakan relatif membaik, rumah sakit berencana melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi psikologis Lanti. “Saat ini kami berfokus untuk menangani kondisi fisik pasien terlebih dahulu. Jika sudah relatif baik, pihak RS berencana pasien akan diperiksa kondisi psikisnya oleh Psikolog Klinis,” pungkasnya

 

Berita Terkait
Berita Terkini