3 Pekan Jenazah PMI Asal Cikole Kota Sukabumi Tertahan di Jeddah, Suami Tak Mampu Bayar Rp70 Juta
Pilunya Keluarga PMI Sukabumi, 3 Pekan Menunggu Jenazah Ibu Pulang dari Jeddah.
Pilunya Keluarga PMI Sukabumi, 3 Pekan Menunggu Jenazah Ibu Pulang dari Jeddah.
Jenazah PMI asal Cikole, Kota Sukabumi, Evi Mentari, masih berada di Jeddah tujuh hari setelah meninggal dunia. Suaminya meminta bantuan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk proses pemulangan.
Kisah pilu Evi Mentari, PMI asal Cikole Kota Sukabumi. Koma akibat tumor otak di Jeddah setelah kabur dari majikan karena tidak digaji. Keluarga berharap bantuan pemulangan ke Indonesia.
Evi Mentari (37), PMI asal Cikole Kota Sukabumi terbaring koma di Jeddah Arab Saudi akibat tumor otak. Tiga anaknya di rumah menanti bantuan pemulangan pemerintah.
Video viral PMI asal Tegalbuleud Sukabumi, Dewi (37), dirawat di Rashid Hospital Dubai. Korban diduga disiksa majikan hingga patah tulang karena menagih gaji.
“Tolong, tolongin saya, udah nggak kuat, udah enggak kuat, tolongin saya, enggak kuat, sakit, sesak, enggak kuat, tolong, sakit.”
Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat terbaring dan berbicara dengan suara lemah sambil menahan rasa sakit. Ia mengaku sudah tidak sanggup bertahan karena kondisi tubuhnya yang semakin memburuk.
Dalam video yang beredar, TKW asal Nyalindung Sukabumi itu menangis meminta dipulangkan. Gaji yang belum dibayar ditaksir mencapai Rp150 juta.
Video memperlihatkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Siti Ulfa asal Sukabumi mengaku disiksa oleh majikannya di Arab Saudi.
Meninggal di Suriah, Jenazah TKW asal Cikakak Sukabumi akhirnya bisa dipulangkan. Tiba di tanah air malam ini.
Belum ada keterangan lebih lengkap soal kapan dan di mana video ini dibuat.
Camat Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kusyana menanggapi hal tersebut, pihaknya menyebut peristiwa ini harus menjadi contoh (pelajaran) bagi seluruh masyarakat ketika hendak menjadi TKW.
Sudah lima tahun Isna meninggalkan rumah untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga.
Rini menjadi jaminan atas ulah sponsor yang membawa kabur uang majikannya.
Cerita dimulai beberapa waktu lalu ketika AW mencari lowongan kerja di aplikasi.
Keluarga TKW Sukabumi yang dikabarkan tewas di Dubai sempat mencoba “Tabayyun” atau mengcross check kebenarannya informasi viral di Facebook tersebut.
Sebelumnya beredar unggahan di media sosial yang menyebut TKW itu sudah 13 tahun bekerja di Arab Saudi.
Narasi dalam foto tersebut juga menyatakan wanita yang mengenakan busana dan kerudung warna hitam itu sudah 13 tahun bekerja di Arab Saudi namun tidak digaji.