TKW Asal Jampang Sukabumi Meninggal di Malaysia Usai Bekerja 10 Tahun

Sukabumiupdate.com
Sabtu 17 Jan 2026, 13:55 WIB
TKW Asal Jampang Sukabumi Meninggal di Malaysia Usai Bekerja 10 Tahun

Mobil ambulans PCNU Kota Sukabumi saat menjemput jenazah di Bandara Soeta | Dok. warga

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) atau Pekerja Migran Indonesia (BMI) yang bekerja di Malaysia dilaporkan meninggal dunia. Jenazah TKW bernama Juju Juarsiah (65 tahun) warga asal Pajampangan yang berdomisili di Jalan Pelabuhan II Cipanengah RT 003/08, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi itu kini tengah di jemput oleh kelurga di Bandara Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Soegeng Aryanto, Sopir Ambulans PCNU Kota Sukabumi, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhumah telah bekerja di Malaysia hampir 10 tahun. Suami almarhumah diketahui telah meninggal dunia. Hingga kini, keluarga belum menerima informasi detail terkait penyebab kematian, selain keterangan bahwa almarhumah meninggal karena sakit.

“Kami belum mendapatkan info detail, hanya diinformasikan meninggal karena sakit. Katanya sudah lama tidak ada kabar ke keluarga di kampung, dan pembiayaan pemulangan dibantu relawan serta KBRI di Malaysia,” ujar Soegeng kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (17/1/2026).

Soegeng menambahkan, almarhumah meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026) kemarin. Proses pemulangan sempat terkendala biaya, hingga akhirnya jenazah dapat diterbangkan dari Malaysia pada pagi hari pukul 08.30 WIB dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Hingga Pertengahan Januari, PAD Kota Sukabumi 2026 Baru Tercapai Rp6,56 Miliar

“Saat ini masih proses penjemputan jenazah di cargo Bandara Soekarno-Hatta, bersama adik laki-laki almarhumah sebagai perwakilan keluarga,” jelasnya.

Setelah proses administrasi selesai, jenazah rencananya akan langsung dibawa ke tempat kelahiran di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Datarkupa. Keluarga almarhumah diketahui meminta bantuan kepada PCNU Kota Sukabumi dalam proses pemulangan, karena minimnya biaya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimanggu, Anton Muharom, meluruskan informasi domisili almarhumah. Ia menegaskan bahwa almarhumah bukan warga Desa Cimanggu, melainkan warga Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu.

“Memang kampungnya berada di perbatasan dengan Desa Cimanggu. Setelah menerima informasi, kami cek ke perangkat desa, dan ternyata yang meninggal dunia di Malaysia merupakan warga Kampung Datarkupa, Desa Karangmekar,” jelas Anton.

Berita Terkait
Berita Terkini