SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih kepala PERSIB, Djadjang Nurdjaman, berharap talenta muda yang dimiliki Maung Bandung bisa menjaga ritme dan konsisten di setiap pertandingan.
Tingginya tensi pertandingan karena dukungan Bobotoh yang luar biasa, dinilai Djanur akan mempengaruhi mental seorang pemain. Apalagi pemain muda dalam sebuah laga debutnya.
"Dampaknya bisa baik, bisa buruk buat pemain. Tapi sekarang dampaknya cenderung negatif. Pemain kaget dengan kondisi seperti itu. Jadi itu balik lagi ke mental pemain,†kata Djanur di mes PERSIB.
Meski begitu, ia menyebut hal itu menjadi dinamika setiap pemain muda yang memulai debutnya bersama tim profesional. Jika mentalnya bagus pemain muda akan menampilkan permainan terbaiknya di setiap laga.
“Saya berharap mereka bisa memperlihatkan konsistensinya. Karena tensi pertandingan bisa naik dan bisa turun. Mereka harus tetap bisa tampil maksimal. Begitu juga dengan dukungan Bobotoh. Harus menjadi motivasi untuk lebih percaya diri tapi tidak berlebihan,†tegasnya.
Seperti halnya full back PERSIB, Henhen Herdiana, sang arsitek PERSIB menilai pada pertandingan kedua grup C Piala Presiden 2017 melawan Persiba Balikpapan, justru pemain muda ini mengalami penurunan.
“Contohnya Henhen di awal laga melawan PSM mainnya bagus. Tapi kemarin pas melawan Persiba penampilannya menurun. Kemudian untuk debut Baasith sama seperti Zola saat pertama kali tampil, tidak jelek. Meraka harus bisa belajar dari seniornya, tunjukin penampilan terbaik mereka untuk mendapat kepercayaan,†tambahnya.
Â
Sumber: PERSIB.CO.ID
