SUKABUMIUPDATE.com - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Sebuah sepeda motor milik warga di Kampung Cicadas, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, raib digasak komplotan maling pada Kamis (18/6/2026) dini hari lalu. Padahal, saat kejadian, pintu pagar rumah korban dalam kondisi terkunci rapat menggunakan gembok.
Pemilik kendaraan, Kiki (29), mengungkapkan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian tersebut terjadi menjelang waktu subuh, tepatnya sekitar pukul 04.38 WIB.
"Setengah 5 an itu si pelaku beraksi. Berarti pas subuh," kata Kiki kepada sukabumiupdate.com, Minggu (21/6/2026).
Kiki menjelaskan, motor yang raib digondol maling tersebut adalah Honda Vario generasi kedua yang masih menggunakan sistem kunci konvensional.
Saat malam kejadian, kendaraan itu diparkir di halaman dalam rumah dengan kondisi setang tidak dikunci, namun keamanan perimeter luar sudah dipastikan aman karena pintu pagar utama digembok rapat dari dalam.
Baca Juga: Motor Raisa Dicuri di Nagrak Sukabumi, Pelaku Tertangkap Warga Usai Tabrak Tembok Masjid
Korban baru menyadari rumahnya telah disatroni maling pada pagi harinya sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak memulai aktivitas.
Ketika keluar membawa secangkir kopi, Kiki terkejut melihat pintu kecil pada gerbang rumahnya sudah dalam kondisi terbuka lebar, padahal pintu utama rumah masih terkunci rapat dan dipalang dari dalam.
"Saya panggil istri untuk memastikan. Pas kita keluar bareng-bareng ke halaman, ternyata motor sudah tidak ada satu," tuturnya.
Saat memeriksa area luar pagar, Kiki menemukan gembok rumahnya sudah tergeletak di tanah dalam kondisi rusak setelah dibuka paksa oleh pelaku. Guna memastikan dugaan pencurian tersebut, ia langsung memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar rumah.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi berjumlah dua orang pria yang datang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor matik yang diduga kuat berjenis Honda Beat Street berwarna putih.
Baca Juga: Audiensi dengan Presidium KSU, Komisi I DPRD Dorong DOB Sukabumi Utara Masuk Prolegnas 2026
Dalam melancarkan aksinya, komplotan ini berbagi tugas secara rapi. Satu pelaku bertindak sebagai joki yang bersiap di atas motor di luar pagar, sementara eksekutor lainnya menyelinap masuk ke dalam halaman rumah setelah menjebol gembok.
Kiki membeberkan bahwa saat kejadian sebenarnya terdapat lima unit sepeda motor yang terparkir di dalam garasi rumahnya. Namun, pelaku tampaknya sangat selektif dan hanya mengincar satu unit Honda Vario yang masih menggunakan sistem kunci biasa.
Sementara empat motor lainnya yang selamat sengaja ditinggalkan pelaku karena sudah dilengkapi teknologi keamanan keyless atau kunci remot.
Akibat insiden pencurian ini, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp23 juta. Kasus ini pun telah dilaporkan secara resmi oleh korban ke pihak kepolisian dan kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Sukabumi.
Warga berharap polisi dapat memanfaatkan rekaman CCTV lingkungan sekitar untuk melacak pelarian pelaku yang diketahui kabur ke arah atas kampung.





