Pemain Asal Nagrak Sukabumi Ini Bermimpi Tembus Timnas, Arda Alfareza Terinspirasi Zulfiandi

Sukabumiupdate.com
Minggu 21 Jun 2026, 16:32 WIB
Pemain Asal Nagrak Sukabumi Ini Bermimpi Tembus Timnas, Arda Alfareza Terinspirasi Zulfiandi

Arda Alfareza, pemain asal Nagrak Kabupaten Sukabumi yang kini merumput bersama PSS Sleman. (Sumber Foto: IG @ardaalfrza28)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemain Sepak Bola profesional asal Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Arda Alfareza (24), menyimpan mimpi besar untuk bisa tampil di kancah internasional dengan membela Timnas Indonesia.

Kendati demikian, pemain yang kini merumput bersama PSS Sleman tersebut enggan membiarkan ekspektasi besar itu menjadi beban yang menghambat langkahnya.

Bagi Arda, fokus utamanya saat ini adalah memanfaatkan setiap menit bermain untuk terus meningkatkan performa dan berkontribusi nyata bagi klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut di kompetisi Super League musim 2026/2027.

“Kalau soal itu pasti dari semua pemain Indonesia mempunyai target yang sama ya, pasti pengen bermain di Timnas Indonesia. Tapi saya nggak pernah untuk berpikiran harus main di Timnas sih,” ujar Arda saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Minggu (21/6/2026).

Arda memilih bersikap realistis dengan menikmati setiap proses serta menampilkan performa maksimal di atas lapangan hijau. Masalah pemanggilan ke skuad Garuda, ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih timnas berdasarkan buah dari kerja keras yang konsisten ia tunjukkan di kompetisi resmi.

“Yang penting saya bisa bermain sebagus mungkin di setiap kesempatan, ya kalau soal dipanggil Timnas atau nggak ya lihat nanti aja,” katanya.

Baca Juga: Arda dari Nagrak Sukabumi untuk PSS Sleman, Golnya Antar Naik Kasta ke Super League

Demi menembus level permainan yang lebih matang, Arda mengakui dirinya masih memiliki banyak evaluasi yang harus dibenahi. Ia mengaku tidak canggung untuk meminta masukan langsung dari jajaran tim pelatih mengenai aspek-aspek taktis yang perlu ia pertajam. Tidak sampai di situ, Arda juga kerap menambah porsi latihan mandiri secara privat di luar jadwal resmi klub.

“Kalau saya sih dari sekarang sering minta masukan ke pelatih-pelatih yang bekerja sama sama saya. Ya ada beberapa hal-hal yang mereka anggap kurang, ya sampai sekarang saya masih selalu rutin buat latihan pribadi untuk menambah kekurangan saya sih,” ungkapnya.

Dalam perjalanan karier profesionalnya di lapangan hijau, Arda membeberkan bahwa gaya permainannya banyak dipengaruhi oleh mantan gelandang bertahan Timnas Indonesia angkatan Evan Dimas asal Aceh, Zulfiandi.

Baca Juga: Bawa PSS Sleman Promosi, Arda Asal Nagrak Sukabumi Ungkap Rahasia di Balik Gol Ciamiknya

Memiliki posisi yang sama sebagai jangkar lini tengah membuat Arda kerap membedah rekaman pertandingan Zulfiandi semasa masih aktif bermain.

“Kalau di Timnas Indonesia mungkin nggak terlalu banyak pemain yang saya inspirasikan sih. Tapi ada satu pemain dulu yang sangat saya suka dari gaya bermainnya, tapi sekarang udah pensiun dia. Mungkin kenal ini, Zulfiandi, pemain dari Aceh,” ujarnya.

“Karena itu satu posisi juga sama saya jadi saya banyak melihat permainan dia. Saya cukup terinspirasi juga dengan permainan dia,” sambungnya.

Menatap persaingan Super League musim depan yang diprediksi akan semakin kompetitif, talenta muda Nagrak ini menyadari menjaga konsistensi adalah tantangan terbesarnya. Ia membagikan tips bahwa sebagai pemain muda, menjaga mentalitas agar tetap membumi dan terbuka terhadap kritik adalah kunci utama untuk bertahan di industri sepak bola modern.

“Jangan pernah untuk tutup telinga sih. Mau dari siapapun masukannya harus diterima, apalagi itu baik buat karier kita. Yang kedua pastinya harus nambah latihan dari porsi yang ada,” katanya.

Arda menegaskan tekadnya untuk tidak hanya menjadi sekadar pemain pelengkap di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Ia berharap dalam beberapa tahun ke depan, dirinya bisa terus berkembang secara konsisten dan menancapkan namanya sebagai salah satu gelandang top level dengan performa yang disegani di tanah air.

“Saya pengen berada di top level tapi bukan sebagai pelengkap saja, pengennya terus ada di top level dengan performa terbaik saya juga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini